Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Akses Jalan Banyu Abang Memprihatinkan, Warga Harap Pemerintah Segera Bertindak

Danang Prasetyo • Sabtu, 2 Mei 2026 | 15:58 WIB
Jalan di Desa Banyu Abang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara. (ISTIMEWA)
Jalan di Desa Banyu Abang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Kondisi ruas jalan kabupaten di TR 21, Dusun Sidoharjo, Desa Banyu Abang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, terbilang memprihatinkan.

‎‎Kerusakan jalan tersebut telah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum mendapatkan penanganan optimal dari pemerintah daerah. 

‎Di sisi lain, keterbatasan perbaikan infrastruktur jalan tersebut dipengaruhi juga oleh kondisi fiskal Kabupaten Kayong Utara yang tengah menghadapi pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat yang mencapai hampir Rp 200 miliar pada tahun 2026.

‎‎Akibatnya, perbaikan jalan belum dapat dilakukan secara optimal maupun menyeluruh.

Baca Juga: Rakercab HIPMI Kayong Utara, Candra Priyadi Dorong Program Konkret dan Penguatan Ekonomi Daerah

‎Kerusakan jalan tersebut diduga dipicu oleh tingginya aktivitas kendaraan bermuatan lebih atau over kapasitas, khususnya truk pengangkut kelapa sawit.

‎Di sisi lain, aktivitas tersebut juga menjadi satu diantara penopang utama roda perekonomian masyarakat setempat.

‎Akibat kondisi tersebut, ruas jalan semakin memburuk, terutama saat musim hujan. Jalan kerap tergenang air, berlumpur, dan licin sehingga sulit dilalui.

‎Hal ini sangat menyulitkan para pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua yang mayoritas digunakan oleh masyarakat dan pelajar di wilayah tersebut.

‎Akibatnya, kondisi jalan semakin memburuk, terutama saat musim hujan. Ruas jalan kerap tergenang air, berlumpur, dan licin sehingga sulit dilalui. 

Baca Juga: Satgas TMMD ke-128 Kodim 1204/Sanggau Bangun Jalan Semayang–Tanak Sepanjang 13 Kilometer

‎Hal ini sangat menyulitkan para pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua yang mayoritas digunakan oleh masyarakat dan pelajar di wilayah tersebut.

‎‎Melihat kondisi tersebut, pada sabtu 25 April 2026 kemarin, Pemuda Muhammadiyah Kayong Utara bersama FORKOPIMCAM, yakni Camat Teluk Batang dan Camat Seponti, TNI-Polri, Pemerintah Desa, serta masyarakat setempat berinisiatif menggelar aksi gotong royong untuk memperbaiki jalan.

‎‎Kegiatan difokuskan untuk mempermudah akses bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda motor yang selama ini terdampak langsung oleh kerusakan jalan tersebut.

‎Lebih dari sekadar perbaikan infrastruktur, kegiatan ini juga menjadi upaya Pemuda Muhammadiyah dalam menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.

‎Para pemuda meyakini bahwa kekuatan masyarakat Kayong Utara terletak pada kebersamaan dan kepedulian sosial.

Baca Juga: Sekda Mempawah Jadi Mentor Tiga Pejabat JPT Pratama Ikuti Diklatpim II di Jawa Timur

‎"Selama kita merasa Kayong Utara adalah milik bersama, maka kita akan selalu bergerak bersama menyelesaikan hal-hal kecil yang berdampak besar bagi warga sekitar," ujar Demi selaku perwakilan Pemuda Muhammadiyah kemarin. 

‎Semangat fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan menjadi landasan utama dalam gerakan ini. ‎Dengan kerja bakti tersebut, diharapkan mobilitas warga kembali lancar sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari unsur kecamatan, TNI-Polri, pemerintah desa, hingga masyarakat.

‎"Terima kasih kepada para donatur dan relawan yang telah menyumbangkan tenaga maupun materi. Semoga menjadi amal ibadah dan mendapatkan pahala berlipat ganda di sisi Allah SWT," jelasnya. 

‎Sementara itu, salah seorang warga Desa Banyu Abang, Nur Sahidin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemuda Muhammadiyah, pihak Kecamatan Teluk Batang dan Seponti, serta pemerintah desa yang telah membantu, termasuk menyediakan akses alternatif bagi pengguna roda dua dan pelajar.

Baca Juga: Semarak Hari Bumi, IWO Landak Gelar Aksi Tanam Pohon di Riam Setegung

‎‎Ia berharap ke depan pemerintah daerah dapat segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

‎"Harapan kami ke depannya, jalan ini bisa segera diperhatikan oleh instansi terkait, supaya akses perekonomian dan aktivitas masyarakat bisa berjalan lancar," harapnya. 

‎Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang siswi, Asifa, yang setiap hari melintasi jalan tersebut untuk berangkat ke sekolah.  Ia mengaku sebelumnya kerap mengalami kesulitan, terutama saat kondisi hujan karena jalan menjadi berlumpur dan sulit dilalui.

‎"Trimakasih untuk semua yang udah memperbaiki jalan saya sekolah, jadi nanti kalau mau sekolah abis ujan masih bisa lewat. Mudah-mudahan jalanya awet," ungkapnya.

‎Upaya gotong royong ini diharapkan menjadi solusi sementara sekaligus mendorong perhatian lebih lanjut dari pemerintah daerah agar penanganan jalan dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. (dan)

Editor : Hanif
#pemuda muhammadiyah #jalan rusak #teluk batang #warga #gotong royong