Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kondisi Puskesmas Sukadana Memprihatinkan, Warga Khawatir Pelayanan Kesehatan Terganggu

Danang Prasetyo • Kamis, 7 Mei 2026 | 15:34 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kayong Utara, dr. Maria Fransisca
Kepala Dinas Kesehatan Kayong Utara, dr. Maria Fransisca

PONTIANAK POST - Potret buram pelayanan publik terlihat jelas di fasilitas kesehatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. Rumah dinas dokter dan dedung Puskesmas Sukadana ditemukan dalam kondisi rusak berat cukup memprihatinkan.

Disebutkan, penurunan kualitas bangunan yang drastis ini diduga kuat merupakan dampak dari pengabaian pemeliharaan selama bertahun-tahun.

"Kondisinya sudah sangat memprihatinkan," ungkap salah satu warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Keresahan kini menyelimuti warga dan tenaga kesehatan (Nakes). Sebagai garda terdepan layanan medis, kerusakan infrastruktur ini dikhawatirkan dapat melumpuhkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Pemerintah daerah pun dituntut untuk segera melakukan langkah perbaikan konkret sebelum kerusakan kian parah.

Baca Juga: Lima PSN di Mempawah Siap Dongkrak Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja Baru

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kayong Utara, dr. Maria Fransisca, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah koordinasi dengan instansi terkait. Menurutnya, penilaian teknis terhadap kelayakan bangunan sudah dilakukan.

"Iya, memang itu sudah dilakukan penilaian oleh Dinas PU, kami sedang menunggu hasilnya. Rencananya Puskesmas akan direlokasi sementara. Jadi sebetulnya sedang kami persiapkan prosesnya," ujar dr. Fransisca.

Terkait kondisi rumah dinas dokter yang juga mengalami kerusakan parah, dr. Fransisca menjelaskan bahwa imbauan pengosongan sebenarnya sudah dikeluarkan sejak lama demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Untuk rumah dinas, sudah sejak tahun lalu kami menyarankan pada kepala Puskesmas yang lama agar mengosongkan rumah dinas tersebut demi keselamatan. Kebetulan yang tinggal di situ pun bukan orang luar daerah," tambahnya.

Saat ini, dinas kesehatan tengah mengupayakan ketersediaan anggaran agar perbaikan fasilitas kesehatan ini dapat segera terealisasi tanpa memutus akses layanan bagi masyarakat.

"Mudah-mudahan sejalan dengan upaya kami mengusulkan anggaran rehabilitasi puskesmas, proses relokasi pelayanan sementara dapat segera dilakukan," tutup dr. Fransisca. (dan)

Editor : Hanif
#layanan kesehatan #puskesmas #rusak berat #Sukadana #Relokasi