PONTIANAK POST - Infrastruktur jalan di Kabupaten Kayong Utara kembali menuai sorotan. Kali ini, warga dan pengguna jalan mengeluhkan kondisi jalan poros di Desa Sungai Paduan, Kecamatan Teluk Batang, yang kian memprihatinkan dan sulit dilalui.
Berdasarkan pantauan di lokasi, ruas jalan yang menjadi akses vital bagi mobilitas warga ini tampak rusak parah. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut belakangan ini membuat permukaan jalan yang belum beraspal sempurna berubah menjadi kubangan lumpur yang dalam dan licin. Banyaknya titik lubang dengan kedalaman bervariasi yang terisi air, menyulitkan pengendara roda dua maupun roda empat untuk memilih jalur yang aman.
Kerusakan jalan itu berdampak langsung pada distribusi barang dan hasil bumi warga. Waktu tempuh yang biasanya singkat kini menjadi lebih lama dan berisiko merusak kendaraan. Tak jarang pengendara motor terjatuh akibat tergelincir di lumpur tebal, terutama saat malam hari karena minimnya penerangan di sekitar titik kerusakan.
Salah satu warga setempat menyatakan bahwa kondisi ini sudah berlangsung cukup lama tanpa ada perbaikan yang permanen.
Baca Juga: TNI dan Warga Gotong Royong Siapkan Lahan Jagung di Kembayan Dukung Program Ketahanan Pangan Daerah
"Kami sangat berharap pemerintah daerah segera turun tangan. Ini jalan utama kami untuk ke pasar dan membawa anak sekolah. Kalau hujan, jalan ini sudah seperti sawah, sangat berbahaya," keluh warga Abduchinaski, Selasa (12/5).
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Kayong Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dapat segera melakukan pengerasan atau pengaspalan di ruas jalan Sungai Paduan tersebut.
Mengingat pentingnya jalur ini sebagai urat nadi perekonomian di Kecamatan Teluk Batang, perbaikan segera sangat dinantikan guna menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya melintasi jalan dengan ekstra hati-hati. (dan)
Editor : Hanif