Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Dinkes Kayong Utara Gelar Bimtek Keamanan Pangan bagi Pelaku IRTP untuk Tingkatkan Mutu Produk

Danang Prasetyo • Rabu, 13 Mei 2026 | 11:49 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kayong Utara, dr. Maria Fransisca
Kepala Dinas Kesehatan Kayong Utara, dr. Maria Fransisca

PONTIANAK POST - Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) bagi pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP), Selasa (12/5), di Aula Biva.

Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, khususnya para pelaku usaha pangan, mengenai pentingnya keamanan pangan guna menghasilkan produk yang aman dikonsumsi dan memiliki daya saing di pasar.

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara, Poerbowo,  Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan aspek yang sangat penting dalam menjaga kesehatan masyarakat serta meningkatkan mutu produk pangan lokal.

“Keamanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga komitmen bersama seluruh pelaku usaha agar produk yang dihasilkan benar-benar aman, berkualitas, dan mampu bersaing,” ujarnya.

Baca Juga: Jalan Poros Sungai Paduan di Teluk Batang Rusak Parah, Warga Keluhkan Akses dan Keselamatan

Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara, dr. Maria Fransisca Antonelly Schoggers, MARS, mengatakan bahwa kegiatan itu merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mendukung pelaku usaha kecil agar semakin memahami standar produksi pangan yang baik.

“Melalui Bimtek ini, kami berharap para pelaku usaha Industri Rumah Tangga Pangan dapat menerapkan prinsip-prinsip keamanan pangan secara konsisten. Dengan demikian, produk lokal Kayong Utara tidak hanya aman dikonsumsi, tetapi juga semakin dipercaya masyarakat dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” ujar dr. Maria Fransisca Antonelly Schoggers, MARS, "Kegiatan ini juga sekaligus sebagai salah satu dukungan mempersiapkan  MTQ ke 34,agar nanti makanan-makanan PIRT yg tersedia sdh terstandar mutu dan kemasannya." 

Materi dalam Bimtek disampaikan oleh sejumlah narasumber dari berbagai instansi, yakni Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DEPERIDAG KOP), Kementerian Agama Kabupaten Kayong Utara, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana.

Dari Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana, peserta mendapatkan materi mengenai peraturan perundang-undangan di bidang pangan, keamanan dan mutu pangan, Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), penggunaan bahan tambahan pangan, serta ketentuan label pangan olahan.

Sementara itu, Dinas PERIDAGKOP  menyampaikan pentingnya Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) bagi pelaku UMKM, Kementerian Agama memberikan sosialisasi tentang sertifikasi halal bagi usaha mikro dan kecil, sedangkan DPMPTSP menjelaskan alur perizinan PIRT melalui aplikasi OSS (Online Single Submission).

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara berharap para pelaku usaha pangan dapat meningkatkan kualitas produknya, memenuhi standar keamanan pangan, serta memperluas peluang pemasaran produk lokal hingga ke pasar yang lebih luas. (dan)

Editor : Hanif
#IRTP #keamanan pangan #Dinkes Kayong Utara #daya saing #pasar