Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemkab Kayong Utara Dorong Mutu Pendidikan Lewat Sekolah Nasional Terintegrasi

Danang Prasetyo • Jumat, 5 Juni 2026 | 14:14 WIB
Focus Group Discussion (FGD) Verifikasi dan Validasi Usulan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, Erwin Sudrajat.  (PROKOPIM KKU)
Focus Group Discussion (FGD) Verifikasi dan Validasi Usulan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, Erwin Sudrajat. (PROKOPIM KKU)

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Verifikasi dan Validasi Usulan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, Erwin Sudrajat, di Ruang Rapat Bapperida Kabupaten Kayong Utara, Sukadana, Kamis (4/6).

Kegiatan itu menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mengkaji pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai upaya menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas, berdaya saing, serta mampu menjawab tantangan perkembangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan keagamaan.

Dalam arahannya, Sekda Erwin Sudrajat menegaskan bahwa tujuan utama pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi adalah meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kayong Utara sehingga mampu mencetak generasi yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi perkembangan zaman.

"Tujuan utamanya dan yang paling pokok adalah bagaimana kita dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kayong Utara. Karena itu, berbagai aspek perlu dikaji secara matang agar program ini benar-benar memberikan manfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Tahapan Pilkades Serentak Kayong Utara Dimulai 2026, Pencoblosan Digelar Tahun 2027

Menurut Sekda, konsep Sekolah Nasional Terintegrasi memiliki karakteristik yang berbeda dengan sekolah rakyat maupun sekolah unggulan. 

"Saya lihat tadi memang secara konsep beda ya, antara sekolah terintegrasi, sekolah rakyat, dan sekolah unggulan memang beda. Namun dari sisi kurikulum, Sekolah Nasional Terintegrasi ini harus menjadi sekolah unggulan. Konsep yang berkembang saat ini mengarah pada penguatan kurikulum nasional yang dipadukan dengan kurikulum internasional, termasuk kemampuan komunikasi menggunakan bahasa asing sebagai salah satu kompetensi yang perlu dipersiapkan bagi peserta didik," jelasnya.

Selain aspek akademik, pemerintah daerah juga menaruh perhatian terhadap penguatan karakter peserta didik. Sekda Erwin menekankan bahwa pendidikan agama harus tetap menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda.

"Pendidikan agama tidak boleh ditinggalkan. Justru harus menjadi bagian dari penguatan karakter peserta didik. Mungkin bentuknya dapat dikembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat wajib, sehingga nilai-nilai religius tetap tertanam dalam diri anak-anak kita," katanya.

Dalam forum tersebut, sejumlah aspek strategis turut dibahas, mulai dari tata kelola kelembagaan, mekanisme pengawasan, hingga pengelolaan aset yang nantinya memerlukan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat mengingat konsep Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan bagian dari program yang melibatkan kewenangan nasional. (dan)

Editor : Hanif
#Sekolah Nasional Terintegrasi #mutu pendidikan #pemkab kayong utara #pengembangan