PONTIANAK POST – Di masa libur sekolah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kayong Utara mengimbau kepada seluruh peserta didik, orang tua/wali murid, dan satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Kayong Utara untuk mengisi waktu libur dengan kegiatan yang positif, aman, dan bermanfaat.
Dalam imbauannya, Kepala Dinas Pendidikan Jumadi menyampaikan bahwa libur sekolah bukan berarti berhenti belajar. Justru momentum ini bisa dimanfaatkan untuk memperkuat karakter, nilai budaya, dan kedekatan dengan keluarga.
"Jadikan rumah sebagai tempat pertama menanamkan nilai agama, budi pekerti, gotong royong, dan budaya Melayu Kayong Utara. Hindari aktivitas negatif, siswa diminta menjauhi pergaulan bebas, bullying, tawuran, penyalahgunaan Narkoba, game online berlebihan, serta konten negatif di media sosial. Manfaatkan waktu untuk kegiatan keagamaan, olahraga, seni, dan membaca. Jaga keamanan dan kesehatan bagi siswa yang bepergian, agar tetap berhati-hati, tidak berenang di tempat berbahaya, dan mematuhi aturan lalu lintas. Terapkan pola hidup bersih dan sehat di rumah," paparnya.
Untuk guru dan sekolah diharapkan tetap memberikan tugas ringan yang sifatnya penguatan literasi, numerasi, dan proyek berbasis kearifan lokal. Orang tua bisa mengajak anak mengenal budaya daerah.
Tidak lupa ia menyarankan siapkan diri kembali ke sekolah manfaatkan sisa waktu libur untuk mempersiapkan diri, baik perlengkapan sekolah maupun mental, agar saat masuk kembali dapat belajar dengan semangat baru.
"Kami percaya, dengan sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, masa libur ini akan menjadi waktu yang produktif bagi anak-anak kita. Mari kita wujudkan generasi Kayong Utara yang cerdas, berkarakter, dan menjunjung tinggi budaya daerah,” tegas Jumadi (dan)
Editor : Miftakhair