PONTIANAK POST — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian mempekat di wilayah Kabupaten Kayong Utara, Bakri, salah satu warga mengimbau sesama warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.
Dia menegaskan pentingnya penggunaan masker medis maupun N95 sebagai langkah perlindungan primer dari bahaya paparan partikel mikro debu asap. Menurutnya, kondisi kualitas udara yang memburuk belakangan ini berpotensi tinggi memicu berbagai gangguan pernapasan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, hingga penyakit paru.
"Kondisi asap saat ini sudah mulai mengganggu kenyamanan dan kesehatan kita bersama. Saya mengimbau seluruh warga Kayong Utara, terutama anak-anak, lansia, dan orang yang beraktivitas di jalan raya, agar tidak lupa mengenakan masker setiap kali keluar rumah," ujar Bakri, Senin (7/9)
Baca Juga: Hadapi Kemarau dan Karhutla, DAD Mempawah Gelar Ritual Bapinta’ Ujatn ka Jubata Minta Hujan
Selain mengimbau penggunaan masker, ia juga menekankan beberapa poin penting bagi warga selama masa bencana kabut asap, dengan membatasi aktivitas luar ruangan, mengurangi kegiatan di luar rumah jika tidak mendesak, terutama pada pagi dan sore hari saat konsentrasi asap sedang tinggi.
Selain itu, menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), memperbanyak konsumsi air putih, buah, dan sayur untuk menjaga daya tahan tubuh terhadap paparan polusi udara. Selanjutnya tidak membakar lahan, meminta seluruh elemen warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan atau sampah secara sembarangan. (dan)
Editor : Hanif