PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemampuan pendapatan daerah dan rencana belanja dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027. Hal tersebut disampaikan Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya saat menyampaikan Pidato Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD, Sukadana, Selasa (6/10).
“Kita tidak hanya perlu bersepakat tentang bagaimana anggaran akan dibelanjakan, tetapi juga harus memiliki komitmen yang sama tentang bagaimana pendapatan daerah yang membiayai belanja tersebut dapat benar-benar kita wujudkan,” tegasnya.
Bupati berharap seluruh target pendapatan Tahun Anggaran 2027 dapat tercapai, bahkan melampaui target, sehingga agenda pembangunan yang telah direncanakan bersama dapat dilaksanakan secara optimal. Menurutnya, angka-angka fiskal dalam APBD bukan sekadar deretan nominal, tetapi mencerminkan target pendapatan, program pembangunan, serta harapan masyarakat yang harus dijawab bersama.
Baca Juga: DPRD Soroti APBD Ketapang 2027, Anggaran Diminta Tak Sekadar Besar tapi Berdampak Nyata
“Keberhasilan APBD Tahun Anggaran 2027 tidak hanya diukur dari seberapa besar anggaran yang kita tetapkan, tetapi juga dari seberapa realistis pendapatan dapat direalisasikan, seberapa berkualitas belanja dilaksanakan, dan seberapa besar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” katanya.
“Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan APBD yang semakin berkualitas, kredibel, tepat sasaran, serta mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Kayong Utara,” tambahnya. (dan)
Editor : Miftahul Khair