Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Anda Pecinta Kopi? Kenali Manfaat dan Dampak Negatifnya

Miftahul Khair • Jumat, 6 September 2024 | 14:04 WIB
Ilustrasi kopi.(FREEPIK)
Ilustrasi kopi.(FREEPIK)

PONTIANAK - Kopi merupakan minuman yang begitu populer di seluruh dunia, dan telah menjadi bagian yang tidak terpisah dari banyak orang. Aroma khas dan sensasi hangat atau dingin membangkitkan semangat. Namun, dibalik kenikmatannya tentunya kopi menyimpan sejumlah manfaat dan juga risiko bagi kesehatan.

Setiap harinya jutaan orang pasti mengonsumsi kafein untuk meningkatkan energi, konsentrasi, dan menenangkan pikiran. Terkadang mengonsumsi kafein dapat menuai kontroversi, tentang kafein baik atau buruk bagi kesehatan.

Namun, bahaya atau tidak dalam mengonsumsi kafein tergantung jumlah pemakaian. Dalam jumlah pemakaian yang berlebihan, tentu tidak menyehatkan bagi tubuh. Selain itu, sekarang sedang masanya trend menggabungkan kafein pada minuman atau cemilan yang tidak terkandung kafein. 

Hal ini tentunya akan turut menimbulkan kekhawatiran baru, dan kita harus segera menaruh perhatian pada jumlah masuknya kafein dalam tubuh. Kita harus mengetahui apa saja manfaat dan risiko yang ditimbulkan dalam mengonsumsi kopi.

Manfaat Mengonsumsi Kopi

Dilansir dari Medical News Today kafein merupakan stimulasi alami, yang terdapat dalam beberapa makanan atau minuman. The Food and Drug Administration (FDA) menyatakan bahwa asupan maksimal, untuk mengonsumsi kopi adalah 400 mg dalam satu hari. Adapun manfaat mengonsumsi kopi cukup beragam, seperti berikut.

  1. Meningkatkan Energi dan Fokus

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kopi bisa meningkatkan fungsi kognitif, seperti daya ingat dan kecepatan berpikir.

Kandungan kafein dalam kopi, dapat merangsang sistem saraf pusat. Sehingga membantu kita mendapatkan energi, juga membuat kita lebih fokus.

  1. Mencegah Penyakit

Perlu kalian ketahui ternyata kopi, bisa membantu cegah risiko beberapa penyakit. Seperti penyakit kronis, termasuk juga Parkinson, Alzheimer, Diabetes tipe 2, dan beberapa jenis Kanker.

  1. Menjaga Kesehatan Liver dan Jantung

Mengonsumsi kopi dapat membantu melindungi liver, dari kerusakan dan mengurangi risiko munculnya lemak pada liver. Juga sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Selain itu, dengan mengonsumsi empat cangkir kopi atau lebih per hari berpotensi menurunkan risiko stroke. Pernyataan ini didukung oleh penelitian Harvard School of Public Health.

  1. Menurunkan Risiko Depresi

Kafein yang terkandung dalam kopi, ternyata juga bisa membantu meredakan risiko depresi. Kebanyakan remaja jaman sekarang, yang memiliki isu terhadap mental health.

Dengan mengonsumsi kopi, kafein bisa membantu mereka untuk sejenak menenangkan pikiran.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa, peminum kopi memiliki risiko depresi yang cukup rendah.

  1. Menurunkan Berat Badan

Kafein tentunya dapat merangsang sistem saraf pusat, termasuk meningkatkan metabolisme tubuh.

Hal ini diartikan dengan tubuh akan membakar banyak kalori, bahkan saat istirahat. Selain itu, ternyata kafein juga bisa memindahkan lemak dari jaringan lemak tubuh. Sehingga lemak tersebut dapat digunakan sebagai energi.

Adapun cara kerja kafein dalam tubuh, dengan memblokir reseptor adenosin di otak. Adenosin adalah neurotransmitter yang membuat kita merasa mengantuk.

Sehingga dengan kita mengonsumsi kopi, dengan kandungan kafein dapat membuat kita lebih berenergi.

Tidak hanya itu, kafein juga dapat meningkatkan dopamin dan norepinefrin. Kedua hal ini saling berkaitan dengan neurotransmitter.

Risiko Konsumsi Kopi Secara Berlebihan

Mengonsumsi kopi pastinya tidak boleh secara berlebihan, karena kandungan kafein yang masuk secara berlebihan ke dalam tubuh akan menjadi bahaya. Lantas apa saja yang menjadi risiko ketika konsumsi kopi?

  1. Gangguan Tidur

Reaksi tubuh pasti akan berbeda setiap orang, biasanya kopi akan memengaruhi gangguan pola tidur. Terlebih jika dikonsumsi saat berdekatan dengan waktu tidur.

Akan tetapi bagi sebagian orang, hal ini bukan masalah besar. Jika seseorang sudah terbiasa dalam mengonsumsi kopi, maka efek kafein dalam tubuh tidak akan memengaruhi jam tidur.

  1. Gangguan Kecemasan dan Gelisah

Bagi beberapa orang, kafein bisa memicu perasaan cemas dan gelisah. Karena kafein dapat meningkatkan produksi hormon stres seperti Kortisol. Sehingga pada beberapa orang, hal ini bisa memicu atau memperburuk rasa cemas.

  1. Meningkatnya Tekanan Darah

Mengonsumsi kopi dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan tekanan pada darah, terutama pada setiap individu yang cukup sensitif terhadap kandungan kafein.

Hal ini tentu akan menjadi sebuah peringatan bahaya, terutama bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan seperti hipertensi.

  1. Gangguan Pencernaan

Kopi dapat memicu masalah pencernaan seperti asam lambung dan diare pada beberapa orang.

Karena kopi dapat merangsang produksi asam lambung, sehingga hal ini tentunya bisa memperburuk kondisi.

Bagi sebagian orang yang memiliki masalah pencernaan, terutama bagi yang memiliki Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

  1. Ketergantungan

Penggunaan kopi dalam jumlah besar, apalagi secara teratur tentu dapat menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis.

Kafein memiliki efek diuretik ringan, dengan artian bahwa hal tersebut dapat meningkatkan produksi urin. Jika tidak diimbangi dengan asupan air mineral yang cukup, maka dapat terjadi dehidrasi.

Jumlah kafein yang terdapat dalam kopi sangat berpengaruh, semakin tinggi kandungan kafeinnya semakin kuat juga efeknya.

Hal ini harus diwaspadai oleh orang dengan kesehatan tertentu, agar harus membatasi konsumsi kopi.

Bagi sebagian orang biasanya, tubuh mereka akan toleransi terhadap kafein. Tergantung pada kebiasaan konsumsi, efeknya akan terasa berbeda untuk setiap orang.

Tips Konsumsi Kopi yang Benar

Batasi mengonsumsi kopi, usahakan untuk tidak lebih dari 400 mg kafein per hari. Jangan mengonsumsi selama 6 jam sebelum tidur, karena bagi sebagian orang tentu hal ini akan sangat berpengaruh.

Pilih kopi yang berkualitas dan cenderung memiliki kandungan asam yang lebih rendah, lalu hindari konsumsi kopi dengan menambahkan banyak gula atau krim.

Jika memang memiliki kondisi kesehatan tertentu, disarankan untuk konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter yang terkait.

Kopi, seperti halnya makanan lain. Memiliki dua sisi dalam sudut pandang. Cukup dengan memahami risiko dan manfaat yang terkandung, kita bisa menikmati kopi sesuai dengan kebutuhan tubuh kita.

Penting untuk diingat bahwa reaksi kafein akan berbeda dalam setiap tubuh manusia. Sehingga ketika merasa ada efek samping saat mengonsumsi kafein, sebaiknya dikurangi atau dihentikan.(yol)

Editor : Miftahul Khair
#kopi #efek samping kopi #manfaat kopi