Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kenali Tanda Autoimun yang Sering Terjadi Pada Wanita

Miftahul Khair • Kamis, 12 September 2024 | 15:06 WIB
Ilustrasi autoimun yang lebih banyak menyerang kaum wanita. (FREEPIK)
Ilustrasi autoimun yang lebih banyak menyerang kaum wanita. (FREEPIK)

PONTIANAK - Penyakit autoimun sering terjadi pada wanita, karena fluktuasi hormon yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai gejala, menyesuaikan pada organ dan jaringan tubuh masing-masing orang.

Penyakit autoimun merupakan sebuah kondisi, di mana sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi malah menyerah sel sehat tubuh sendiri. Kondisi ini dapat menyebabkan gejala yang bervariasi, tergantung pada organ tubuh yang diserang.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terserang Autoimun?

Meskipun dari yang kita ketahui, tentunya tidak hanya wanita saja tetapi pria juga bisa terserang autoimun. Namun, mengapa kebanyakan hanya wanita yang seringkali terserang penyakit autoimun?

Fluktuasi hormon pada wanita, terutama hormon reproduksi. Menjadi penyebab utama, tubuh dapat dipengaruhi oleh sistem kekebalan tubuh. Beberapa penyakit autoimun, memiliki komponen genetik yang cukup kuat sehingga sangat berpengaruh dengan tubuh. 

Bisa juga dikarenakan oleh faktor lingkungan, seperti paparan bahan kimia atau infeksi. Tentunya hal ini bisa menjadi salah satu sumber, pemicu terjadinya autoimun pada tubuh.

Tanda-Tanda Umum Penyakit Autoimun Pada Wanita

Biasanya gejala autoimun sangat beragam, sehingga sangat sulit untuk diidentifikasi. Seringkali tumpang tindih dengan berbagai kondisi kesehatan lainnya, mengharuskan kita untuk memeriksakan terlebih dahulu kepada dokter.

Perlu diketahui bahwa ada beberapa gejala umum yang bisa saja menunjukkan bahwa kamu terserang autoimun, beberapa gejala ini hanya menjadi warningan untuk kalian.

Selengkapnya silahkan diperiksakan kepada dokter. Menurut Halodoc, ini beberapa gejala yang cukup umum dirasakan.

  1. Kelelahan

Tubuh akan sering merasakan kelelahan yang terus-menerus, meskipun sudah memiliki istirahat yang cukup banyak. Tubuh tetap saja merasa tidak puas dengan waktu istirahat.

  1. Nyeri Sendi

Umumnya autoimun juga menimbulkan gejala, seperti nyeri, bengkak, dan kaku pada sendi. Terutama pada tangan dan kaki.

  1. Masalah Kulit

Timbulnya ruam, gatal, kulit kering, atau perubahan pada warna kulit, bisa menjadi salah satu gejala yang dialami penderita autoimun.

  1. Gejala Ringan Lainnya

Biasanya muncul gejala seperti rambut rontok yang berlebihan, kemudian demam yang sering kambuh tanpa sebab, gangguan pencernaan seperti diare, sembelit, atau mual. Bisa juga seperti sering terkena sariawan, dan brain fog atau diartikan dengan kehilangan fokus dan konsentrasi secara tiba-tiba.

Beberapa Penyakit Autoimun yang Sering Menyerang Wanita 

  1. Lupus

Penyakit yang menyerang banyak organ tubuh, termasuk kulit, sendi, ginjal, dan jantung.

  1. Skleroderma

Penyakit yang berhubungan dengan kulit, seperti penebalan atau pengerasan pada kulit.

  1. Sindrom Sjogren

Penyakit yang menyebabkan timbulnya kekeringan pada beberapa organ, seperti mata dan mulut.

  1. Arthritis Rheumatoid

Penyakit yang mulai dari peradangan sendi kronis, menyebabkan nyeri dan kerusakan pada sendi.

  1. Thyroiditis Hashimoto

Peradangan kelenjar tiroid yang menyebabkan hipotiroidisme.

Tentunya dengan berbagai gejala yang ada, dan salah satunya terjadi pada kalian. Segera diperiksakan kepada dokter, untuk mengetahui lebih lanjut. Jangan berdasarkan diagnosa sendiri saja, karena melalui dokter tentu kalian akan melalui pemeriksaan fisik.

Berkaitan dengan riwayat kesehatan atau mungkin melakukan tes darah, dan tes lainnya untuk menegakkan diagnosis. Karena semakin dini autoimun terdeteksi, semakin bagus peluang kalian untuk mendapatkan pengobatan yang cepat.

Tidak semua gejala menunjukkan penyakit autoimun, karena banyak faktor lain juga yang bisa menyebabkan gejala serupa terjadi. Pengobatan autoimun bertujuan mengelola gejala, mencegah kerusakan organ, dan meningkatkan kualitas hidup.

Meskipun penyebab pasti dari autoimun belum sepenuhnya dipahami, beberapa hal dapat dilakukan seperti menjaga gaya hidup sehat. Mengonsumsi makanan bergizi dan olahraga teratur cukup membantu. (yol/mgg)

Editor : Miftahul Khair
#autoimun pada wanita #gejala Autoimun #autoimun