Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kenali Risiko Obesitas dan Cara Menurunkan Berat Badan yang Ampuh!

Miftahul Khair • Jumat, 13 September 2024 | 13:56 WIB
Ilustrasi mengenali risiko obesitas dan cara menghindarinya. (FREEPIK)
Ilustrasi mengenali risiko obesitas dan cara menghindarinya. (FREEPIK)

PONTIANAK - Obesitas atau berat badan yang berlebihan, kerap membuat sebagian orang kesulitan. Dengan berat badan yang berlebihan, menandakan bahwa tubuh tidak sehat. Sehingga diperlukan diet dan olahraga, agar mekanisme tubuh bekerja dengan baik dan tidak menimbulkan penyakit.

Perlu diperhatikan dengan berat badan yang terlihat normal, harus diukur kembali lingkar perutnya. Perut buncit bisa menandakan bahwa seseorang obesitas, dalam standar asia laki-laki maksimal 90 cm dan wanita maksimal 80 cm.

Jika sudah melebihi lingkar perut tersebut, itu diartikan sudah mencapai batas obesitas. Akan banyak penyakit yang menyerang tubuh. Sehingga diperlukannya program diet yang baik dan benar, guna membantu struktur badan ideal.

 Baca Juga: Tupac Shakur: Apakah Dia Benar-benar Mati atau Hanya Akal-akalan?

Risiko Obesitas

Dr.dr. Hans Tandra, Sp.PD-KEMD, Ph.D menyatakan menurut WHO bahwa, obesitas merupakan penyakit. Ketika tubuh menjadi obesitas, berbagai penyakit bisa menyerang.

Seperti pada jantung, stroke, sakit sendi, batu empedu, liver dipenuhi dengan lemak yang berjangka panjang bisa merambat jadi kanker hati. Dan masih banyak lagi kemungkinan penyakit lainnya, yang akan menyerang tubuh.

Maka sangat diperlukan penurunan berat badan, untuk menghindari berbagai penyakit yang bisa timbul karena obesitas. Jangan pernah mengonsumsi obat sebagai program diet, semua obat diet dinyatakan tidak aman. 

Penurunan berat badan harus dilakukan secara sehat, seperti mengatur gaya hidup. Proses diet juga tidak boleh secara terburu-buru, jarak paling aman menurut dokter Hans adalah penurunan berat badan 2 kg dalam satu bulan secara konsisten.

Cara Menurunkan Berat Badan

  1. Mengatur Gaya Hidup

Perlunya mengatur gaya hidup, seperti hindari makan pada malam hari. Maksimal pada jam 7, jika perlu makan malam hindari yang mengandung karbo. Berbeda dengan sarapan pagi, karena sarapan pagi sangat penting mengandung karbo. 

Sarapan pagi sebelum jam 7, merupakan jam yang paling baik. Karena dengan sarapan pagi, metabolisme akan bekerja dengan baik. Semua organ tubuh akan bekerja dengan maksimal saat sarapan pagi.

Kurangi cemilan terlebih yang manis, karena hal ini akan mengacaukan sistem metabolisme. Kadar insulin akan menjadi berantakan dalam tubuh, sehingga bisa menimbulkan insulin resisten. 

Insulin resisten akan menimbulkan berbagai penyakit inflamasi seperti diabetes, jantung, gemuk, stroke, dan lainnya. Untuk mendapatkan metabolisme teratur, harus mengatur jam makan. Karena diet bukan berarti tidak makan.

Karbo, protein, lemak, dan fiber. Dengan tubuh yang gemuk, kurangi karbo. Dengan tubuh yang lebih banyak lemak, cari protein yang rendah lemak dan hindari lemak jahat. 

Dan jika sudah obesitas, kurangi tiga hal tersebut dan perbanyak fiber seperti mengonsumsi sayur dan buah seperti apel, pir, pepaya.

Baca Juga: Al-Adid; Dia tak Mengetahui Dinastinya Direbut hingga Dia Meninggal

  1. Olahraga

Olahraga juga memang diperlukan, tetapi jika hanya berolahraga tanpa disandingkan dengan makan teratur maka penurunan berat badan tidak akan bekerja secara maksimal. 

Karena jika anda terus berolahraga tetapi tidak menjaga pola makan, itu sama saja halnya dengan sedikit lemak yang dikeluarkan dan banyak lemak yang masuk ke tubuh.

Maka dari itu perlunya olahraga dan pola makan yang teratur, agar menyeimbangkan kadar lemak yang masuk dan keluar. 

Baca Juga: Pemrogram, Profesi Menjanjikan di Masa Kini

  1. Hindari Makanan Manis dan Berminyak

Makanan yang digoreng itu akan mengalami hidrogenasi, sehingga menjadikan makanan menjadi krispi. Tetapi sangat disayangkan, hal ini akan lebih berbahaya. 

Karena makanan yang digoreng akan mengandung minyak yang kering, minyak jenuh, dan minyak jahat, yang berbahaya bagi tubuh karena kalori yang terkandung juga sangat besar.

Boleh mengonsumsi gorengan tetapi harus tetap dikontrol, tetap perhatikan kadar kalori dan lemak yang terkandung dalam makanan. Tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan.

Begitu juga dengan makanan manis, karena dengan makanan manis akan menimbulkan lonjakan kadar gula. Sehingga timbul resistensi dalam tubuh.

Konsumsi gula sangat berbahaya bagi tubuh, karena dapat menyebabkan sel tubuh menjadi resisten terhadap insulin. Terlebih lagi, makanan manis mengandung kalori yang sangat tinggi.

  1. Konsumsi fiber atau serat

Mengkonsumsi serat dapat membantu kelancaran metabolisme, tetapi hindari mengonsumsi fiber dalam bentuk cairan dan pil. Karena fiber dalam bentuk cairan atau pil, sudah tidak mengandung manfaat yang alami pada tubuh.

Serat yang dikonsumsi seperti sayur dan buah mengandung banyak fiber, tetapi jika buah sudah di jus maka fiber yang terkandung dalam buah akan habis. 

Sehingga cara yang benar dalam mengonsumsi serat adalah dengan langsung mengunyah dalam mulut, seperti buah juga harus hindari buah yang tumbuh secara musiman. 

Buah yang paling bagus untuk dikonsumsi saat diet, buah apel dan pir yang dimakan secara langsung tanpa di jus. Mengonsumsi secara alami akan mendapatkan banyak kandungan lainnya.

Penurunan Berat Badan Tidak Harus Stres

Penurunan berat badan tidak perlu dengan stres, hanya perlu mengatur jam makan. Jam makan pagi adalah yang terpenting sebelum jam 7.

Jam makan malam harus sebelum jam 7, dan kurangi kalori yang terkandung dalam makanan. Begitu juga dengan cemilan, hindari cemilan yang mengandung kalori banyak.

Cemilan yang mengandung kalori kecil adalah buah potong, bukan cemilan jajanan pasar atau roti yang mengandung karbo. 

Mengatur piring, jika banyak duduk maka perbanyak porsi sayur daripada karbo. Cari protein rendah lemak, seperti nabati (tahu dan tempe) dan hewani (ikan dan dada ayam). Kurangi jeroan dan daging, karena mengandung lemak. 

Kurangi juga menu santan dan gorengan, makanan ini sangat tidak sehat. Imbangi dengan gerak badan, satu jam setelah makan lakukan aktivitas yang membuat badan bergerak. 

Lakukan saja selama 20 menit setelah makan, paling sederhana dengan berjalan kaki akan sangat membantu. Perbanyak minum air putih, dan belajar hidup lebih sehat secara konsisten. (yol/mgg)

Editor : Miftahul Khair
#obesitas #diet sehat #risiko obesitas #olahraga #gaya hidup sehat