Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Jangan Anggap Sepele! Ini Bahaya Konsumsi Telur Terlalu Banyak!

Miftahul Khair • Selasa, 24 September 2024 | 16:29 WIB
Ilustrasi telur segar.
Ilustrasi telur segar.

PONTIANAK - Telur merupakan salah satu opsi makanan praktis bagi setiap orang. Selain itu, telur juga kaya akan nutrisi pada tubuh.

Sebagian orang biasnaya mengonsumsi telur sebagai pengganti nasi saat sarapan.

Tetapi perlu diketahui mengonsumsi telur setiap hari, akan menjadi berbahaya bagi kesehatan. Beberapa penelitian dari jurnal juga menyatakan hal tersebut.

Meskipun telur mengandung vitamin, mineral, dan kolesterol baik.

Dilansir dari kanal Youtube dr.Emasuperr yang membahas tentang bahaya mengonsumsi telur.

Putih telur mengandung banyak protein bagus untuk membentuk otot-otot maupun sel yang rusak.

Berbeda dengan kuning telur yang mengandung kolesterol yang cukup tinggi.

Satu butir kuning telur, mengandung 150 hingga 200 mg kolesterol.

Batas kolesterol yang baik bagi tubuh kisaran 200 - 300 mg saja, sehingga jika anda mengonsumsi satu setengah kuning telur. Itu sudah cukup untuk memenuhi kadar kolesterol harian anda.

Meningkatnya Kadar Kolesterol

Jika dibandingkan dengan mengonsumsi daging atau sosis itu akan memiliki tingkat kolesterol yang sama. Akan tetapi ketika mengonsumsi telur dengan menyandingkannya bersama makanan sehat justru akan berbahaya.

Makanan sehat seperti sayuran dan lainnya, jika disandingkan dengan mengonsumsi telur dalam jumlah banyak secara terus menerus terbukti dapat meningkatkan kadar kolesterol total dalam darah.

Anda perlu memerhatikan kembali bagaimana para peneliti melakukan penelitian, agar tidak salah dalam memahami.

Jika telur dikonsumsi secara wajar, hal ini termasuk aman dalam tubuh. Dengan rata-rata, 2 - 3 butir telur dalam seminggu.

Risiko Penyakit Jantung

Penelitian menyatakan bahwa semakin banyak konsumsi telur, seperti sehari 2 - 4 telur, sudah melebihi kadar kolesterol.

Hal ini menjadikan semakin besar angka kematian dini, dan kematian akibat serangan jantung.

Beberapa studi prospektif lainnya juga menemukan hal yang sama, antara mengonsumsi telur berlebihan dan bersamaan dengan asupan kolesterol dapat meningkatkan kematian melalui serangan jantung.

Kuning telur mengandung lesitin dan kolin, yang akan diubah oleh bakteri pada usus kalian menjadi TMAO atau trimethylamine oxide. TMAO ini dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah.

Oleh karenanya, dapat mulai memunculkan plak-plak kolesterol, lemak, dan penyumbatan pada pembuluh darah anda.

Dengan TMAO yang tinggi pada darah juga bisa meningkatkan, risiko penyakit jantung maupun stroke pada tubuh.

Baca Juga: Mata Anda Berharga! 5 Tips Penting untuk Menjaga Kesehatan MataMengonsumsi Telur Berlebihan Bisa Menyebabkan Kanker

Kandungan kolin yang diubah menjadi TMAO melalui bakteri yang ada pada usus kita, juga dapat meningkatkan risiko munculnya kanker. Sudah dibuktikan secara ilmiah bahwa TMAO ini bisa menyebabkan kanker.

Seperti kanker usus besar, kanker prostat, kanker ovarium, kanker payudara, dan kanker kandung kemih.

Maka dari itu, dokter juga menyarankan untuk membatasi konsumsi telur, bagi para pengidap kanker tidak lebih dari 2 - 3 butir telur per minggu.

Hal ini dilakukan untuk mencegah perkembangan terjadi pada kanker. Tidak hanya bagi para pengidap kanker, tetapi juga pada orang yang memiliki riwayat gen kanker, seperti keturunan sebelumnya yang memiliki riwayat kanker.

Anda disarankan mengonsumsi telur dalam batas yang wajar untuk menghindari kemungkinan yang bisa terjadi ketika mengonsumsi telur berlebihan.

Terlebih bagi anda yang memiliki kadar kolesterol diatas angka 100.

Bagi anda yang memiliki tubuh sehat, seorang bodybuilder atau  atlet yang membutuhkan asupan protein dan lemak dibolehkan mengonsumsi telur sebagai sumber protein dan lemak.

Namun tetap harus dalam pengawasan kadar kolesterol yang baik. (yol/mgg)

Editor : Miftahul Khair
#risiko konsumsi telur #kolesterol telur #bahaya makan telur berlebihan