Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Ini 10 Manfaat Konsumsi Tahu Bagi Kesehatan: Optimalkan Fungsi Ginjal

Miftahul Khair • Rabu, 25 September 2024 | 15:36 WIB
Ilustrasi tahu.
Ilustrasi tahu.

PONTIANAK - Tahu merupakan salah satu makanan olahan yang terbuat dari dadih kedelai yang dipadatkan, sehingga tahu memiliki banyak sekali manfaat.

Makanan yang populer di Asia ini, mengandung rendah kalori, lemak, dan karbohidrat.

Dilansir dari channel Youtube Kunci Sehat, dalam 100 gram tahu ternyata terdapat 70 kalori, 2 gram karbohidrat, dan 4 gram lemak.

Tahu mengandung banyak nutrisi seperti protein termasuk asam amino esensial juga vitamin dan mineral.

  1. Kaya akan Protein

Kandungan protein pada tahu tak kalah banyak dengan kandungan protein pada daging, dalam 100 gram tahu terdapat kandungan protein sebanyak 8 gram.

Selain kandungan protein, asam amino esensial yang terkandung pada tahu juga setara dengan daging.

Protein yang terkandung dalam tahu juga lebih banyak dibandingkan dengan secangkir susu, karena secangkir susu mengandung protein sebanyak 15,3 gram saja.

Sedangkan jika dibandingkan dengan secangkir tahu, protein yang terkandung sebesar 20,2 gram.

  1. Menjaga Kesehatan Tulang

Tahu merupakan sumber kalsium, sehingga bisa dijadikan makanan tambahan untuk penguatan tulang.

Kandungan isoflavon yang terdapat dalam tahu, bisa meningkatkan kepadatan tulang dan menurunkan risiko pengeroposan pada tulang.

  1. Mengurangi Risiko Kanker

Kandungan isoflavon dalam tahu, dapat membantu menghambat pertumbuhan kanker. Seperti kanker prostat dan kanker payudara.

Kandungan selenium yang memiliki antioksidan sangat tinggi, juga mampu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Mengonsumsi tahu dapat mengurangi risiko penyakit jantung, dengan mengonsumsi sebanyak 50 gram produk kedelai setiap hari.

Dapat memperbaiki kadar lemak darah, dan menurunkan risiko sakit jantung sebanyak 10 persen.

Tak hanya isoflavon, kandungan saponin dalam tahu juga memperbesar manfaat tahu dalam melindungi kesehatan jantung. 

  1. Mengurangi Risiko Diabetes

Pola makan sehat dengan bahan dasar kedelai, seperti tahu dalam menu harian.

Dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2, sebuah penelitian menyatakan bahwa dengan mengonsumsi isoflavon kedelai sebanyak 100 gram per hari dapat mengurangi kadar gula dalam darah sebanyak 15 persen dan menurunkan kadar insulin sebanyak 23 persen.

  1. Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Tahu putih memiliki kandungan protein nabati, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

Selain itu juga bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi, dan risiko aterosklerosis.

Aterosklerosis merupakan kondisi ketika plak mengeras dan menumpuk dalam arteri, sehingga dapat menyumbat aliran darah.

Plak ini terdiri dari kolesterol, kalsium, dan zat lainnya. Karena aterosklerosis ini dapat menimbulkan berbagai penyakit lainnya.

  1. Meredakan Gejala Menopause

Kandungan isoflavon dalam kedelai, bisa membantu mengurangi gejala hot flashes pada masa menopause.

Biasanya menopause dini terjadi, karena adanya ketidakseimbangan pada kadar hormon estrogen dalam tubuh. 

Sehingga dengan adanya isoflavon dalam kedelai ini, bisa membantu menjaga keseimbangan hormon tersebut. 

  1. Membantu Fungsi Otak

Ternyata kandungan isoflavon dalam kedelai terutama tahu, juga bisa membantu meningkatkan fungsi otak dan mengasah kemampuan dalam memori pikiran.

Khususnya bagi wanita yang memiliki umur diatas 65 tahun.

Kandungan lesitin yang terdapat dalam tahu, dapat membantu tubuh memproduksi asam fosfolipid fosfatida dan fosfatidilserin.

Kedua kandungan asam ini, berfungsi untuk membantu neuron pada tubuh berfungsi dengan normal.

  1. Mencegah Penuaan

Manfaat mengonsumsi tahu secara teratur juga bisa memperlambat proses penuaan, konsumsi 40 mg isoflavon dalam setiap kedelai setiap hari mampu mengurangi keriput pada kulit dan meningkatkan kelenturan. 

Karena kandungan dalam tahu bisa memberikan tambahan nutrisi pada kulit, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi maupun digunakan sebagai bahan lainnya. 

  1. Baik untuk Fungsi Ginjal

Ketika anda mengidap penyakit ginjal, pastinya menyebabkan tubuh akan mengeluarkan protein yang berlebihan melalui urine.

Salah satu penelitian menyatakan bahwa, orang yang hanya mengonsumsi protein kedelai.

Dapat mengeluarkan lebih sedikit protein daripada, mereka yang hanya mengonsumsi protein hewani.

Selain itu, protein kedelai dapat meningkatkan fungsi ginjal, sehingga bermanfaat bagi orang yang menjalani dialisis atau transplantasi ginjal. (yol/mgg)

 

Editor : Miftahul Khair
#asam amino esensial #manfaat tahu #tahu