Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Apakah Bahaya Keramas Saat Haid? Simak Ulasan ini!

Miftahul Khair • Jumat, 18 Oktober 2024 | 19:30 WIB
Ilustrasi keramas.
Ilustrasi keramas.

PONTIANAK - Banyak orang yang mengatakan bahwa keramas pada saat haid tidak diperbolehkan.

Banyak yang percaya, ketika keramas pada saat haid akan memperparah kram perut.

Selain itu juga dipercaya bahwa keramas saat haid, akan memperpanjang durasi menstruasi atau bahkan menimbulkan pelbagai penyakit. Lantas apakah benar?

Dilansir dari kanal youtube Halosehat, sejak dulu keramas saat haid dikenal sebagai salah satu pantangan yang beredar di masyarakat. Dipercayai bahwa keramas pada saat haid akan mengakibatkan berbagai gangguan.

Seperti memengaruhi aliran darah hingga pada tubuh, hal ini juga dikaitkan dengan pelbagai risiko yang menjadi gangguan kesehatan jasmani. Tentunya ini hanya berasal dari kepercayaan kultur dan tidak terbukti secara ilmiah.

Faktanya tidak ada bukti ilmiah yang mendukung, anggapan bahwa keramas saat haid dapat menyebabkan masalah kesehatan. Karena keramas saat haid justru memiliki banyak sekali manfaat, sehingga keramas saat haid sangat aman.

Saat haid tubuh akan menghasilkan lebih banyak hormon testosteron, yang menyebabkan peningkatan sekresi sebum. Sehingga membuat rambut terlihat lengket dan berminyak. Perubahan hormon ini menyebabkan kulit kepala lebih sensitif.

Pada hari pertama haid, hormon estrogen akan mencapai titik terendah. Penurunan kadar estrogen akan diikuti dengan penurunan kadar zat besi dalam tubuh.

Maka dari itu, kondisi inilah yang menyebabkan terjadinya kerontokan rambut lebih banyak dari biasanya.

Keramas Terus Menerus Berbahaya

Ketika sedang menstruasi, biasanya para wanita akan mengalami bad hair. Hal inilah yang mengakibatkan, anda merasa ingin terus berkeramas. Tetapi perlu anda ketahui, jika berkeramas terlalu sering akan bahaya.

Karena minyak alami pada rambut akan menghilang, sehingga rambut akan menjadi lebih kering. Minyak alami pada rambut, berfungsi untuk menjaga rambut tetap lembut dan halus.

Maka dari itu diperlukan untuk menjaga rambut, dengan memberi jeda keramas.

Sebaiknya Mandi Menggunakan Air Hangat

Banyak mitos beredar bahwa saat haid dan mandi menggunakan air hangat, akan membuat aliran darah tidak lancar. Tentu saja hal ini tidak benar, karena ketika sedang dalam masa menstruasi biasanya perut akan terasa kram.

Mandi dengan air hangat justru sangat bermanfaat, karena dapat membantu meringankan kram menstruasi dan ketegangan otot. Keramas justru dapat membuat anda lebih merasa segar dan bersih.

Juga menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala, ini merupakan hal yang cukup penting. Mengingat bahwa kulit kepala cukup sensitif, terutama ketika anda sedang dalam masa menstruasi.

Sehingga secara signifikan, aliran darah dalam tubuh tidak berkaitan dengan timbulnya penyakit ketika keramas pada saat menstruasi. Hindari menggunakan air yang terlalu panas, agar kulit kepala tidak terlalu kering.

Pastikan pemilihan shampoo cocok dengan kondisi kulit kepala, karena biasanya kulit kepala dan rambut akan terasa kering atau rapuh selama menstruasi.

Anda bisa menambahkan penggunaan kondisioner atau masker rambut untuk melembabkannya.

Keramas pada saat haid merupakan hal yang wajar dan tidak perlu ditakuti. Jangan biarkan mitos menghambat anda untuk menjaga kebersihan diri.

Pastikan anda memilih produk perawatan rambut yang baik dan tetap menjaga kebersihan secara keseluruhan. (yol/mgg)

Editor : Miftahul Khair
#mandi #keramas #haid