PONTIANAK POST - Apoteker di Apotek Gaby, Apt. Indah Puspasari, S.Si, M.P.H menegaskan bahwa konsumsi obat herbal pada orang sehat umumnya tidak bermasalah.
Namun, bagi pasien yang menderita penyakit metabolik maupun degeneratif, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat herbal.
“Pasien perlu mengetahui obat herbal yang dikonsumsi dan diinformasikan ke dokter,” ujarnya.
Indah juga menyarankan untuk menggunakan pedoman Cek KLIK sebelum membeli dan mengonsumsi produk herbal, yakni Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluarsa.
Dengan begitu, masyarakat bisa memastikan apakah produk tersebut termasuk obat herbal terstandar, apa kandungannya, dan apakah telah terdaftar secara resmi.
“Cara minumnya jangan bersamaan dengan obat kimia. Perlu dijeda 2-3 jam untuk mengkonsumsinya,” jelasnya.
Hal ini bertujuan untuk menghindari potensi interaksi antara zat kimia dan bahan herbal yang dapat berdampak berbeda pada setiap individu.
Diharapkan, obat herbal yang digunakan bisa menunjang dan mendukung kerja dari obat kimia, bukan justru mengganggu. (sti)
Editor : Miftahul Khair