PONTIANAK POST - Mata bengkak merupakan kondisi yang umum terjadi dan bisa muncul secara tiba-tiba. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, kondisi ini kerap memengaruhi rasa percaya diri serta kesehatan mata secara keseluruhan.
Dokter Maria Magdalena Purba, SpM menyebutkan bahwa mata bengkak dapat disebabkan oleh akumulasi cairan atau peradangan pada jaringan di sekitar mata.
Jika tidak ditangani dengan tepat, pembengkakan bisa berkembang menjadi gangguan penglihatan hingga infeksi yang lebih serius.
Dilansir dari KMN EyeCare ada lima penyebab umum mata bengkak.
-
Alergi
Alergi terhadap debu, serbuk sari, bulu hewan, atau kosmetik bisa memicu pelepasan histamin oleh tubuh. Hal ini menyebabkan pembuluh darah membesar dan menimbulkan pembengkakan di area mata.
-
Kurang Tidur
Kurang tidur dapat menyebabkan retensi cairan, termasuk di area mata. Kondisi ini membuat mata tampak bengkak, terutama di pagi hari.
-
Infeksi Mata
Infeksi seperti konjungtivitis atau bintitan disertai gejala seperti mata merah, gatal, dan nyeri, dapat memicu pembengkakan. Infeksi yang tidak ditangani dapat menyebar dan memperburuk kondisi.
-
Cedera Mata
Benturan, pukulan, atau gigitan serangga dapat menyebabkan trauma pada mata, yang ditandai dengan pembengkakan dan perubahan warna kulit di sekitar mata.
-
Konsumsi Garam Berlebih
Asupan garam tinggi menyebabkan retensi cairan dalam tubuh, termasuk di sekitar mata. Efek ini biasanya terlihat saat bangun tidur, karena cairan menumpuk selama malam hari.
Penanganan mata bengkak tergantung pada penyebabnya. Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan. Pertama, kompres dingin.
Tempelkan kain bersih yang dibasahi air dingin pada mata selama 10–15 menit. Kedua, hindari alergen. Jika disebabkan alergi, hindari pemicunya dan gunakan obat tetes antihistamin sesuai anjuran dokter.
Ketiga, istirahat cukup. Tidur 7–8 jam per malam dapat mencegah pembengkakan akibat retensi cairan. Keempat, batasi asupan garam.
Kurangi konsumsi makanan tinggi natrium dan perbanyak makanan sehat untuk mata, seperti wortel dan bayam. Kelima, periksa ke dokter. Jika pembengkakan tidak membaik dalam beberapa hari, segera konsultasikan ke dokter mata.
Kapan Harus ke Dokter Mata?
Segera periksa ke dokter apabila mata bengkak disertai beberapa gejala. Pertama, nyeri hebat yang tidak mereda. Kedua, gangguan penglihatan seperti penglihatan kabur, ganda, atau hilang secara mendadak. Ketiga, gejala tambahan seperti demam, kemerahan, atau keluar cairan kekuningan. Keempat, pembengkakan yang tidak kunjung membaik setelah perawatan mandiri. Terakhir, memiliki riwayat cedera pada mata.
Dokter dapat membantu menentukan penyebab pasti dan memberikan pengobatan yang sesuai. Penanganan dini dapat mencegah komplikasi lebih lanjut dan menjaga kesehatan mata secara optimal. (*)
Editor : Chairunnisya