PONTIANAK POST - Daging ayam, menjadi salah satu sumber protein hewani yang paling banyak digemari, serta menjadi bagian tak terpisahkan dari menu sehari-hari keluarga.
Rasanya yang lezat dan kemudahan dalam pengolahan membuat setiap bagiannya memiliki komposisi gizi yang berbeda, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan tujuan diet.
Potongan dada dikenal rendah lemak dan tinggi protein sehingga cocok untuk diet dan pembentukan otot.
Bagian paha lebih juicy dengan tambahan zat besi dan zinc, sementara sayap memiliki rasa gurih tetapi lebih tinggi kalori dan lemak.
Memahami perbedaan kalori, protein, dan lemak pada setiap bagian salah satu lauk favorit ini memberikan manfaat besar dalam menentukan pilihan konsumsi agar hasilnya lebih optimal bagi kesehatan.
Kandungan Gizi Bagian Ayam
Setiap bagiannya tentu memiliki karakteristik gizi yang berbeda
Menurut Prof Ronny Rachman Noor, Pakar Genetika Ekologi IPB University, tidak banyak yang tahu, bahwa daging ayam sebagai sumber protein yang relatif terjangkau kini sudah menjadi andalan sumber protein nasional. "Namun, kandungan nutrisinya berbeda-beda untuk setiap bagian tubuhnya seperti dada, paha, dan sayap,” ujarnya
Karena itu, perbedaan utama terletak pada kadar protein, lemak, dan kalori di setiap potongannya yang dapat dijadikan pilihan untuk disesuaikan dengan kebutuhan.
Bagian Kalori Protein Lemak
Dada 165 kkal 31 g 3,5 g
Paha bawah 210 kcal 25 g 9g
Paha atas 180 kcal 27 g 5 g
Sayap 220 kcal 23 g 15 g
1. Dada
Bagian dada dikenal sebagai bagian yang paling rendah lemak dan paling tinggi kandungan proteinnya.
Bagian ini paling sering direkomendasikan bagi pecinta fitness, karena protein tinggi berperan besar dalam pembentukan otot.
Selain itu, bagi mereka yang sedang menjalani diet, pilihan ini juga pas karena kalori yang rendah.
Bagian dada juga mengandung mineral seperti fosfor, magnesium, kalsium, zinc dan vitamin B, serta selenium yang bermanfaat memperkuat imun tubuh dan tulang.
Asupan protein dari bagian juga membantu mempercepat proses penyembuhan luka dan metabolisme yang lebih baik.
2. Paha Bawah
Paha bawah, yang dikenal juga sebagai ayam Upin Ipin, karakter animasi dari Malaysia yang populer di kalangan anak-anak di Indonesia.
Bagian ini memiliki tekstur yang lebih juicy dan rasa lebih gurih dan mengandung protein cukup tinggi sehingga sering jadi favorit banyak orang, terutama anak-anak.
Paha bawah juga berperan dalam pembentukan otot, dukungan sistem imun, serta kesehatan kulit dan rambut berkat kandungan zinc dan vitamin B6-nya
3. Paha Atas
Paha atas berada dalam posisi menengah, baik dari segi protein maupun lemak sehingga menjadi pilihan yang seimbang untuk konsumsi harian
Paha atas juga mengandung vitamin B kompleks, selenium, dan zinc yang mendukung metabolisme tubuh, fungsi sistem saraf, serta kesehatan kekebalan tubuh.
Menurut Prof Ronny, warna daging paha atas lebih gelap dibandingkan dengan warna daging dada ayam disebabkan karena bagian paha atas lebih aktif bergerak dibandingkan dengan bagian tubuh lain.
Bagian ini juga mengandung hemoglobin yang merupakan molekul penyuplai oksigen untuk otot yang aktif.
4. Sayap
Bagian sayap memang sulit untuk ditolak, terutama ketika digoreng renyah atau dipanggang dengan bumbu pedas. Namun, bagian ini mengandung kalori dan lemak yang lebih tinggi dibandingkan potongan lainnya.
Sering disukai karena cita rasa gurih dan teksturnya yang empuk.
Tingginya kandungan lemak membuat bagian sayap sangat gurih, tetapi konsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko kolesterol tinggi
Tips Memilih dan Mengolah Bagian Ayam
Memilih bagian daging ayam sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi dan tujuan konsumsi setiap harinya.
Untuk yang sedang menjalani diet, dada rebus atau panggang tanpa kulit adalah pilihan yang terbaik.
Bagian paha bisa dijadikan menu utama dengan cara dipanggang atau dikukus agar lemak tidak bertambah banyak.
Sementara bagian sayap sebaiknya diolah dengan teknik yang sehat agar rasanya tetap gurih tanpa perlu banyak minyak tambahan.
Selain memilih bagian yang tepat, cara mengolah juga sangat berpengaruh terhadap kandungan gizi. Memanggang, merebus, atau menumis dengan sedikit minyak jauh lebih baik daripada menggoreng dengan minyak banyak.
Penambahan bumbu alami seperti rempah-rempah juga dapat menambah cita rasa sekaligus memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan.
Dengan memahami perbedaan nutrisi dari setiap potonganya, kita bisa lebih bijak dalam memilih makanan sehari-hari.
Tidak ada salahnya menikmati semua bagian ayam, asalkan porsinya sesuai dengan kebutuhan tubuh dan diolah dengan cara yang sehat. (*)
Editor : Miftahul Khair