PONTIANAK POST - Rambut rontok adalah masalah umum yang bisa dialami siapa saja, baik pria maupun wanita.
Normalnya, kita kehilangan sekitar 50–100 helai per hari. Namun, jika jumlahnya lebih banyak atau terlihat menipis, itu bisa menjadi tanda bahwa anda membutuhkan perhatian lebih.
Kerontokan sering kali bisa dicegah dengan perawatan yang tepat, pola makan sehat, serta gaya hidup yang mendukung pertumbuhan rambut.
Berikut beberapa cara agar rambut tidak mudah rontok yang sudah terbukti efektif menurut sumber terpercaya dirujuk dari American Academy of Dermatology (AAD), Medical News Today, Healthline, dan Mayo Clinic.
Cara Mencegah Rambut Rontok Sehari-hari
1. Merawat dengan Cara yang Tepat
American Academy of Dermatology menekankan bahwa kerontokan bisa dicegah dengan perawatan yang benar, di antaranya:
Keramas dengan lembut: Gunakan ujung jari, bukan kuku, untuk memijat kulit kepala saat keramas. Jangan menggosok terlalu keras.
Hindari panas berlebihan: Kurangi penggunaan hair dryer, catok, atau curling iron. Jika terpaksa, gunakan suhu rendah.
Pilih gaya rambut yang aman: Hindari ikatan kencang (kuncir kuda tinggi, kepang ketat, atau hair bun) yang menarik akar.
Gunakan sisir bergigi jarang untuk menguranginya patah saat basah.
2. Perbaiki Asupan Nutrisi dan Pola Makan
Nutrisi sangat berpengaruh pada kekuatannya. Dilansir dari Medical News Today terdapat beberapa hal penting:
Konsumsi cukup protein: Rambut sebagian besar terdiri dari protein (keratin). Sumbernya bisa dari ikan, telur, daging tanpa lemak, tahu, atau tempe.
Ikuti diet ala Mediterania: Kaya akan sayur, buah, ikan, kacang-kacangan, dan minyak zaitun, diet ini terbukti mendukung kesehatan rambut dan kulit kepala.
Penuhi kebutuhan zat besi & vitamin: Kekurangan zat besi bisa memicu kerontokan. Pastikan asupan dari bayam, hati ayam, atau suplemen bila dianjurkan dokter.
Pertimbangkan suplemen bila ada defisiensi, misalnya vitamin D, biotin, atau seng.
3. Terapkan Kebiasaan Sehat Sehari-hari
Menurut Healthline, pencegahan rambut rontok juga bisa dilakukan melalui gaya hidup dan rutinitas sehat, seperti:
Gunakan sampo dan kondisioner lembut yang sesuai dengan jenis rambut.
Pijat kulit kepala secara rutin untuk melancarkan peredaran darah dan merangsang folikel.
Kelola stres dengan olahraga, meditasi, atau tidur yang cukup.
Hindari bahan kimia keras: Batasi penggunaan pewarna, bleaching, atau perawatan smoothing yang bisa melemahkan batang rambut.
Cukup tidur: Tidur 7–8 jam membantu regenerasi sel termasuk sel.
4. Konsultasi pada Ahli
Jika rontok terjadi secara mendadak, jumlahnya sangat banyak, atau disertai gejala lain (kulit kepala gatal, bersisik, atau luka), segera periksakan ke dokter.
Dermatologis bisa membantu menentukan apakah penyebabnya karena hormon, autoimun, defisiensi gizi, atau kondisi medis lain.
Tips Tambahan untuk Rambut Lebih Kuat
Gunakan masker rambut alami, misalnya lidah buaya atau minyak kelapa, seminggu sekali.
Jangan menyisir saat basah karena lebih rentan patah.
Gunakan pelindung, topi atau payung, saat terkena sinar matahari terik.
Minum cukup air agar rambut tidak kering.
Penyebab Rambut Rontok
Menurut Mayo Clinic, beberapa faktor yang sering memicu kerontokan antara lain:
Genetik (keturunan).
Perubahan hormon seperti setelah melahirkan atau menopause.
Stres emosional dan fisik.
Defisiensi gizi (kurang protein, zat besi, vitamin D, atau biotin).
Perawatan kimia berlebihan seperti bleaching, rebonding, atau pewarnaan.
Penggunaan obat-obatan tertentu.
Dengan mengenali penyebabnya, kita bisa memilih perawatan dan langkah pencegahan yang sesuai. (*)
Editor : Miftahul Khair