Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Cukup Jalan Kaki 5 Menit, Ahli Kesehatan Ungkap Manfaat Besar bagi Kesehatan Tubuh

Khoiril Arif Ya'qob • Senin, 26 Januari 2026 | 15:30 WIB
Ilustrasi jalan kaki yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan.
Ilustrasi jalan kaki yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan.

PONTIANAK POST – Jalan kaki mungkin terlihat sederhana, tetapi di sanalah perjalanan kebugaran dimulai.

Kebiasaan ini mampu menekan risiko penyakit jantung, kanker, bahkan kematian dini.

Direktur Pencegahan dan Kesehatan Kardiovaskular National Jewish Health, Denver, dr. Andrew Freeman, menyebut berjalan kaki selama lima menit setiap hari bisa membawa perubahan besar bagi tubuh.

Berjalan kaki merupakan olahraga paling terjangkau yang bisa dilakukan siapa pun, kapan pun, dan di mana pun, tanpa perlu alat maupun biaya.

1. Tidak Hanya Kesehatan Fisik, tapi Juga Mental

Freeman menyarankan aktivitas fisik harian selama 30 menit, terutama bila dipadukan dengan jalan cepat, sebagai kombinasi ideal untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar.

Menurutnya, kunci utama terletak pada kebiasaan, yakni menjadikan gerak sebagai rutinitas dan menjaganya tetap konsisten agar tujuan kebugaran tercapai.

Tak hanya berdampak pada fisik, berjalan kaki juga berperan penting bagi kesehatan mental.

Aktivitas ini terbukti membantu meredakan kecemasan, depresi, hingga perasaan sedih. Gerakan yang berirama serta sentuhan alam turut memberi efek menenangkan bagi pikiran.

2. Bantu Jaga Berat Badan

Jika dilakukan secara konsisten, jalan kaki membantu tubuh menjaga berat badan tetap sehat dan mempermudah upaya penurunan berat badan.

Selain menjaga kebugaran, jalan kaki juga berperan dalam meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh, sehingga membantu menekan risiko terjatuh, terutama seiring bertambahnya usia.

Manfaatnya bahkan menjangkau kesehatan otak, dengan membantu meningkatkan fungsi kognitif, daya ingat, dan konsentrasi, sekaligus melindungi dari penurunan kemampuan mental.

Freeman menegaskan, manfaat jalan kaki tetap terasa meski dilakukan dalam durasi singkat. Bahkan, berjalan selama lima menit saja sudah cukup untuk memberi dampak positif bagi kesehatan tubuh.

3. Meningkatkan Aliran Darah serta Menyegarkan Pikiran

Jalan kaki singkat mampu melancarkan aliran darah sekaligus menyegarkan pikiran, sehingga kreativitas dan produktivitas pun ikut meningkat.

Tak hanya itu, aktivitas sederhana ini juga membantu memperkuat otot serta menyalurkan oksigen secara optimal ke otak dan seluruh tubuh.

Berjalan kaki selama lima menit merupakan target yang realistis dan mudah dicapai.

Bahkan, kebiasaan berjalan kaki setelah makan dapat membantu melancarkan pencernaan sekaligus mencegah rasa kembung.

4. Bukan Sekadar Soal Kemalasan

Temuan Universitas Stanford pada 2017 menjadi cermin kebiasaan bergerak masyarakat Indonesia. Dari pemetaan aktivitas fisik di 111 negara, Indonesia tercatat sebagai negara dengan tingkat jalan kaki terendah.

Berdasarkan data langkah dari 717 ribu responden, rata-rata orang Indonesia hanya melangkah sekitar 3.513 langkah per hari, terpaut jauh dari rata-rata global yang mencapai 5.000 langkah.

Kondisi ini bukan semata-mata soal kemalasan, melainkan juga dipengaruhi minimnya trotoar yang layak, keterbatasan transportasi umum, serta mudahnya akses kepemilikan sepeda motor.

Tantangannya kini bukan sekadar mengajak orang berjalan kaki, melainkan menciptakan lingkungan yang benar-benar ramah bagi pejalan kaki. (*)

Editor : Miftahul Khair
#manfaat #olahraga teratur #ahli #jalan kaki #5 Menit #kesehatan #terjangkau