PONTIANAK POST - Selama ini kopi dikenal sebagai minuman andalan untuk melawan kantuk. Namun, di balik rasanya yang pahit dan aromanya yang khas, kopi ternyata menyimpan manfaat lain bagi kesehatan.
Dokter Adam Prabata melalui platform X (28/1) mengungkapkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah tertentu dapat memberikan dampak positif bagi fungsi ginjal.
Ia menyebutkan temuan tersebut didasarkan pada penelitian yang melibatkan lebih dari 14.000 orang dewasa.
Para peneliti menilai kebiasaan konsumsi kopi para responden, kemudian menganalisis kaitannya dengan risiko terjadinya gagal ginjal akut atau acute kidney injury (AKI).
“Nah, hasilnya menarik nih. Jadi, dibandingkan orang yang hampir tidak pernah minum kopi, mereka yang mengonsumsi dua hingga tiga cangkir kopi per hari ternyata memiliki risiko gagal ginjal akut lebih rendah sekitar 22–23 persen,” tulisnya.
Baca Juga: Benarkah Kopi Susu Bisa Menyebabkan Jerawat? Simak Penjelasan Menurut Para Ahli Kulit
Alasan Kopi Bermanfaat untuk Ginjal
1. Komponen Bioaktif dalam Kopi
Kandungan polifenol dan antioksidan dalam kopi berperan membantu meningkatkan oksigenasi jaringan ginjal tanpa mengganggu aliran darah utama yang dibutuhkan organ tersebut.
Polifenol dan antioksidan merupakan senyawa aktif yang dapat melindungi sel dari kerusakan akibat stres oksidatif.
Pada ginjal, senyawa ini membantu jaringan menerima pasokan oksigen dengan lebih baik sehingga fungsi sel tetap optimal. Yang terpenting, proses ini tidak menghambat aliran darah utama ke ginjal, sehingga kinerjanya tetap terjaga.
2. Efek Protektif terhadap Pembuluh Darah
Disfungsi endotel merupakan kondisi ketika lapisan pembuluh darah (endotel) tidak bekerja secara optimal dalam mengatur aliran darah.
Kopi dikaitkan dengan penurunan risiko terjadinya disfungsi endotel sehingga membantu menjaga kesehatan pembuluh darah.
Hal ini penting karena ginjal merupakan organ yang sangat sensitif terhadap gangguan pada pembuluh darah. Jika aliran darah ke ginjal terganggu, fungsi penyaringan ginjal bisa menurun dan berisiko menimbulkan kerusakan.
Baca Juga: 5 Manfaat Minum Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Baik Untuk Jantung
3. Penurunan Inflamasi Sistemik
Inflamasi kronik derajat rendah diketahui sebagai salah satu faktor risiko terjadinya gagal ginjal akut karena dapat merusak jaringan dan pembuluh darah ginjal secara perlahan.
Dalam hal ini, konsumsi kopi dikaitkan dengan efek antiinflamasi berkat kandungan senyawa aktif seperti polifenol dan antioksidan.
Senyawa tersebut membantu menekan peradangan ringan yang berlangsung lama, sehingga berpotensi mengurangi kerentanan ginjal terhadap gangguan fungsi, terutama saat tubuh mengalami kondisi stres seperti dehidrasi atau infeksi.
Baca Juga: Suka Kopi Meski Punya Maag? Berikut Tips Konsumsi yang Aman
4. Peningkatan Sensitivitas Insulin
Peningkatan sensitivitas insulin berarti tubuh menjadi lebih efektif dalam menggunakan insulin untuk mengatur kadar gula darah.
Konsumsi kopi dikaitkan dengan peningkatan sensitivitas insulin berkat kandungan senyawa bioaktif di dalamnya, seperti polifenol dan antioksidan.
Kondisi ini penting karena kadar gula darah yang lebih terkontrol dapat mengurangi stres metabolik dan peradangan pada pembuluh darah, termasuk pembuluh darah di ginjal.
Dengan demikian, minum kopi dalam jumlah wajar berpotensi membantu menjaga fungsi ginjal dan menurunkan risiko gangguan ginjal akut. (*)
Editor : Miftahul Khair