PONTIANAK POST - Lari kerap dianggap sebagai olahraga paling mudah dan murah untuk menurunkan berat badan. Namun, bagi orang dengan obesitas, aktivitas ini justru tidak selalu menjadi pilihan terbaik.
Alih-alih menyehatkan, lari berisiko menimbulkan cedera jika dilakukan tanpa pertimbangan yang tepat.
Melansir KlikDokter, berikut alasan olahraga lari tidak cocok untuk orang dengan obesitas:
Baca Juga: Ahli Kesehatan Ingatkan Bahaya Obesitas, Bisa Picu Komplikasi Penyakit
1. Tekanan Berlebih pada Sendi
Pada orang dengan obesitas, berat badan berlebih membuat sendi, terutama lutut, pinggul, dan pergelangan kaki, bekerja ekstra keras.
Ketika dipaksa berlari, olahraga berdampak tinggi ini dapat memberi tekanan berlipat pada sendi sehingga meningkatkan risiko nyeri, cedera ligamen, hingga osteoartritis.
2. Risiko Cedera yang Tinggi
Karena termasuk olahraga berdampak tinggi, lari membuat risiko cedera pada orang dengan obesitas meningkat signifikan.
Beban tubuh yang lebih besar memberi tekanan ekstra saat kaki menghantam permukaan sehingga cedera seperti shin splints, tendinitis Achilles, fraktur stres, hingga plantar fasciitis lebih mudah terjadi.
3. Kondisi Kardiovaskular
Pada individu dengan obesitas, kondisi jantung dan sistem pernapasan sering kali tidak seprima orang dengan berat badan normal.
Ketika dipaksa berlari, tubuh harus bekerja jauh lebih keras sehingga memicu kelelahan berlebihan, sesak napas, dan meningkatkan risiko gangguan jantung.
4. Kondisi Kulit
Bagi orang dengan obesitas, lari juga bisa memicu masalah kulit. Gesekan berulang saat bergerak, terutama di area paha, ketiak, dan lipatan tubuh, dapat menyebabkan chafing atau iritasi kulit yang menimbulkan rasa perih, nyeri, bahkan berisiko infeksi.
5. Tekanan Psikologis
Tidak semua orang merasa percaya diri saat berlari di tempat umum. Pada orang dengan obesitas, tatapan sekitar dan kekhawatiran soal penampilan dapat menimbulkan tekanan psikologis.
Perasaan ini perlahan mengikis motivasi berolahraga dan menghambat proses penurunan berat badan.
Baca Juga: 5 Olahraga Ini Bakar Kalori Lebih Banyak dari Lari, Efektif Turunkan Berat Badan
6. Kesulitan dalam Menjaga Konsistensi
Lari sering dianggap sederhana, padahal membutuhkan fondasi kebugaran yang cukup.
Bagi orang dengan obesitas, tantangan fisik yang berat saat berlari bisa memicu rasa putus asa.
Akibatnya, semangat untuk berolahraga perlahan memudar dan upaya menurunkan berat badan pun terhambat. (*)
Editor : Miftahul Khair