PONTIANAK POST - Kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Namun, risiko penyakit mematikan ini ternyata dapat ditekan dengan langkah sederhana, salah satunya melalui olahraga rutin.
Dokter sekaligus edukator kesehatan, dr. Adam Prabata, menjelaskan bahwa aktivitas fisik memiliki peran penting dalam menurunkan risiko berbagai jenis kanker jika dilakukan secara konsisten.
Melalui platform X pribadinya (5/2), ia menjelaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam menurunkan risiko kanker.
Ia mengungkapkan, aktivitas fisik dengan intensitas tinggi yang dilakukan secara singkat namun rutin setiap hari, yang dikenal sebagai Vigorous Intermittent Lifestyle Physical Activity (VILPA), dapat memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan.
Aktivitas seperti jalan cepat, jogging, maupun bersepeda selama sekitar 3 hingga 4 menit setiap hari diketahui berkaitan dengan penurunan risiko kanker hingga sekitar 17–18 persen jika dibandingkan dengan individu yang sama sekali tidak melakukan aktivitas fisik dalam kesehariannya.
Menurutnya, temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi salah satu langkah preventif dalam menjaga kesehatan tubuh dan menekan potensi munculnya penyakit kanker.
“Olahraga ternyata bisa menurunkan risiko kanker. 3-4 menit aktivitas fisik intensitas tinggi (Vigorous Intermittent Lifestyle Physical Activity/VILPA) setiap hari, seperti jalan cepat, jogging, atau bersepeda berasosiasi dengan penurunan risiko kanker sebesar 17-18% dibandingkan orang yang sehari-hari tidak melakukan aktivitas tersebut sama sekali,” tulis dr. Adam.
Lebih lanjut, dr. Adam menegaskan bahwa manfaat olahraga dalam menurunkan risiko kanker tidak hanya bergantung pada intensitas, tetapi juga dipengaruhi oleh lamanya durasi aktivitas fisik yang dilakukan.
Ia menjelaskan bahwa semakin lama seseorang berolahraga secara rutin, maka potensi penurunan risiko kanker juga cenderung semakin besar.
Hal ini menunjukkan adanya hubungan positif antara durasi aktivitas fisik dengan perlindungan tubuh terhadap berbagai penyakit, termasuk kanker.
Oleh karena itu, meningkatkan waktu berolahraga secara bertahap dan konsisten dinilai dapat memberikan manfaat kesehatan yang lebih optimal.
“Penurunan risiko akan semakin baik seiring dengan bertambahnya durasi olahraga,” pungkasnya. (*)
Editor : Miftahul Khair