Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tips Mencegah Keracunan Makanan, Jaga Keluarga Tetap Aman

Khoiril Arif Ya'qob • Senin, 9 Februari 2026 | 19:00 WIB
Ilustrasi menyiapkan makanan agar terhindar dari keracunan.
Ilustrasi menyiapkan makanan agar terhindar dari keracunan.

PONTIANAK POST - Keracunan makanan masih menjadi ancaman kesehatan yang kerap terjadi di lingkungan rumah tangga. Padahal, sebagian besar kasus dapat dicegah dengan kebiasaan sederhana saat mengolah dan menyimpan makanan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun mengingatkan pentingnya keamanan pangan di rumah agar makanan yang dikonsumsi keluarga tetap aman dan sehat.

Berikut sejumlah tips dari Kemenkes untuk mencegah keracunan makanan sejak dari dapur rumah.

Baca Juga: Menyikapi Keracunan MBG

1. Jaga Kebersihan Dapur dan Bahan Pangan

Langkah paling dasar dalam mencegah keracunan makanan adalah menjaga kebersihan. Biasakan mencuci tangan dengan sabun selama minimal 20 detik sebelum mengolah makanan.

Pastikan area dapur, peralatan masak, dan wadah makanan selalu bersih serta bebas dari hama seperti lalat dan tikus. Jangan lupa, semua bahan pangan wajib dicuci bersih sebelum diolah.

2. Pisahkan Bahan Mentah dan Makanan Matang

Kontaminasi silang kerap terjadi tanpa disadari. Untuk mencegahnya, pisahkan bahan mentah seperti daging, ikan, unggas, seafood, dan telur dari makanan matang.

Gunakan talenan, pisau, serbet, dan wadah yang berbeda agar bakteri dari bahan mentah tidak berpindah ke makanan siap santap.

3. Masak Makanan hingga Benar-benar Matang

Memastikan makanan matang sempurna adalah kunci keamanan pangan. Makanan sebaiknya dimasak maksimal dua jam setelah dikeluarkan dari kulkas.

Daging, ikan, dan unggas harus dimasak pada suhu yang cukup tinggi agar bakteri berbahaya dapat mati sepenuhnya.

4. Simpan Makanan pada Suhu Aman

Penyimpanan yang tepat mencegah pertumbuhan bakteri. Simpan makanan pada suhu di bawah 5°C atau di atas 60°C.

Hindari membiarkan makanan matang berada di suhu ruang lebih dari empat jam. Untuk bahan yang mudah rusak, gunakan kulkas atau pendingin.

5. Gunakan Air dan Bahan Baku yang Aman

Pastikan bahan pangan yang digunakan segar, tidak rusak, dan layak konsumsi. Periksa kondisi bahan sebelum diolah dan gunakan air matang untuk memasak guna mengurangi risiko kontaminasi.

Baca Juga: Keracunan MBG dan Solusinya

Rantai Keamanan Pangan: dari Belanja hingga Penyajian

1. Saat Berbelanja

Susun daftar belanja agar lebih efisien. Biasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah berbelanja serta membersihkan pegangan troli. Selalu periksa izin edar, kondisi kemasan, dan tanggal kadaluarsa sebelum membeli produk.

2. Menyimpan Bahan Pangan

Setelah berbelanja, simpan bahan pangan sesuai jenisnya. Pisahkan bahan mentah dalam wadah bersih dan simpan dalam porsi masak.

Di dalam kulkas, letakkan makanan matang di rak atas dan bahan mentah di bagian bawah untuk mencegah tetesan cairan.

Baca Juga: Anda Pengidap Tiroid? Hindari Makanan Ini, Salah Satunya Singkong

3. Mengolah Bahan Pangan

Cuci buah dan sayur menggunakan air matang sebelum diolah. Jika daging atau ikan masih beku, cairkan terlebih dahulu di dalam kulkas hingga mencapai suhu aman. Jangan lupa memeriksa tanggal kadaluarsa sebelum memasak.

4. Penyajian Makanan

Pastikan makanan yang disajikan dalam kondisi tertutup dan bersih. Hindari membiarkan makanan berada di suhu ruang lebih dari empat jam.

5. Pengangkutan Makanan

Saat mengangkut makanan, gunakan wadah yang bersih, tertutup, dan khusus untuk pangan.

Untuk makanan beku atau dingin, manfaatkan cooler box agar suhu tetap terjaga hingga sampai tujuan.

Penutup

Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana ini, keamanan pangan di rumah dapat terjaga dengan baik.

Keluarga pun terlindungi dari risiko keracunan makanan, sehingga setiap hidangan yang tersaji di meja makan tidak hanya lezat, tetapi juga aman dan menyehatkan.

Editor : Miftahul Khair
#tips #rumah #mencegah #makanan #kercacunan #keluarga