PONTIANAK POST - Kasus diabetes pada anak usia dini semakin mengkhawatirkan. Melalui kanal YouTube Kasisolusi, dokter penggiat kesehatan holistik dr Cahyono mengungkap bahwa pola konsumsi anak yang dipenuhi makanan ultra-proses dari mini market menjadi faktor utama meningkatnya diabetes sejak usia sangat muda.
Dr Cahyono menjelaskan bahwa saat ini terjadi pergeseran besar pola penyakit di masyarakat. Penyakit degeneratif yang dulu identik dengan usia lanjut, kini justru mulai menyerang anak-anak.
“Sekarang ini bukan cuma orang tua. Anak umur 5 tahun sudah bisa kena diabetes. Ini fakta,” ujar dr Cahyono.
Menurutnya, lingkungan pangan modern sangat tidak ramah bagi kesehatan anak. Mini market menyediakan berbagai makanan dan minuman tinggi gula, tepung olahan, serta zat aditif yang dikonsumsi hampir setiap hari oleh anak-anak tanpa kontrol yang memadai.
Baca Juga: Bolehkah Penderita Diabetes Makan Durian? Simak Penjelasan Tips Aman Mengonsumsinya Menurut Dokter
Ia menilai banyak orang tua tidak menyadari bahwa makanan yang tampak praktis dan terjangkau justru menyimpan dampak jangka panjang yang serius bagi metabolisme anak.
Konsumsi gula berlebih secara terus-menerus menyebabkan lonjakan gula darah dan memaksa pankreas bekerja keras sejak usia dini.
“Masalahnya, ini dikonsumsi tiap hari. Tubuh anak belum siap menerima beban metabolik sebesar itu,” jelasnya.
dr Cahyono menegaskan bahwa diabetes pada anak bukan semata faktor keturunan. Gaya hidup dan pola makan memiliki peran jauh lebih besar dalam merusak fungsi sel tubuh.
Ia mengingatkan bahwa pencegahan jauh lebih penting dibandingkan pengobatan. Perubahan pola makan keluarga, menurutnya, harus dimulai dari rumah dengan membiasakan anak mengonsumsi makanan alami.
Baca Juga: Manfaat Daun Kelor: Obat Alami yang Ampuh Atasi Diabetes dan Kanker
“Kalau sumber masalahnya tidak diubah, obat hanya menunda kerusakan,” pungkasnya. (*)
Editor : Miftahul Khair