PONTIANAK POST - Alpukat kerap disebut sebagai buah “super” karena kandungan nutrisinya yang melimpah.
Banyak orang mengonsumsinya untuk diet atau sekadar mengikuti tren hidup sehat. Namun, benarkah alpukat bisa membantu menjaga kesehatan jantung?
Jawabannya iya, meski efeknya tidak selalu langsung terlihat secara menyeluruh. Tetap saja, buah ini punya peran penting dalam mendukung fungsi kardiovaskular.
Baca Juga: Manfaat Buah Alpukat Bagi Kesehatan, Salah Satunya Bisa Melembabkan Kulit!
Kandungan Lemak Baik dalam Alpukat
Mengonsumsi alpukat diketahui dapat memberikan manfaat bagi sistem kardiovaskular. Hal ini tak lepas dari kandungan lemak tak jenuh di dalamnya, yang memberikan efek berbeda dibandingkan lemak jenuh terhadap kesehatan jantung.
Pakar kesehatan jantung David Sabgir, M.D menjelaskan bahwa salah satu manfaat utama alpukat berkaitan dengan kadar kolesterol dalam tubuh.
“Alpukat salah satu dari sedikit buah yang mengandung lemak baik, terutama lemak tak jenuh tunggal. Lemak baik ini membantu menurunkan kolesterol ‘jahat’ LDL dan mendukung kolesterol ‘baik’ HDL, yang penting untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke,” kata Sabgir dilansir dari Eating Well.
Bahkan, konsumsi satu alpukat dalam seminggu sudah dapat memberikan dampak positif terhadap kadar kolesterol.
Bantu Menjaga Tekanan Darah
Selain kolesterol, alpukat juga berperan dalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Buah ini tidak mengandung natrium, gula, maupun kolesterol, serta kaya akan berbagai nutrisi penting.
Dalam satu porsi alpukat, terdapat hampir 20 jenis nutrisi, mulai dari vitamin, mineral, serat, hingga fitonutrien. Salah satu yang menonjol adalah kalium, yang berfungsi membantu mengontrol tekanan darah dan menjaga kesehatan pembuluh darah.
“Satu porsi alpukat (1/3 alpukat ukuran sedang) menyediakan 6 persen kebutuhan harian kalium. Pola makan yang kaya kalium membantu mengimbangi sebagian efek buruk natrium terhadap tekanan darah,” ujar dia.
Tidak Berpengaruh Langsung pada Skor Jantung
Meski memberikan manfaat pada kolesterol dan tekanan darah, alpukat tidak selalu berdampak langsung pada keseluruhan skor kesehatan jantung.
Sabgir merujuk pada studi tahun 2025 yang meneliti efek konsumsi alpukat setiap hari. Studi tersebut menemukan adanya peningkatan kualitas pola makan dan tidur, serta penurunan kadar LDL dan kolesterol total.
Baca Juga: Bukan Sekadar Durian: Malam Musang King di Jantung Bukit Bintang
“Konsumsi alpukat meningkatkan kualitas pola makan dan kesehatan tidur serta menurunkan kadar LDL dan kolesterol total dibandingkan orang dewasa yang tidak mengonsumsi alpukat,” kata Sabgir mengenai temuan studi tersebut.
“Namun, alpukat tidak memengaruhi skor kesehatan jantung secara keseluruhan sebagaimana didefinisikan oleh American Heart Association,” tambahnya.
Meski demikian, konsumsi alpukat tetap menunjukkan perbaikan pada beberapa aspek fungsi kardiovaskular, seperti pengelolaan kolesterol dan kadar gula darah.
Baca Juga: 10 Manfaat Buah Lontar bagi Kesehatan Tubuh, Jaga Imunitas hingga Jantung
Cara Mudah Menambahkan Alpukat ke Menu Harian
Selain kaya manfaat, alpukat juga mudah diolah dalam berbagai hidangan. Buah ini bisa dikombinasikan dalam menu gurih maupun manis sesuai selera.
“Salah satu cara untuk lebih rutin mengonsumsi alpukat adalah menggunakannya sebagai pengganti mentega dan minyak dalam kue, atau bahkan sebagai pengganti produk susu dalam beberapa resep, irisan alpukat ke roti gandum utuh atau salad, atau dijadikan smoothie,” saran sang ahli jantung itu.
Tetap Bagian dari Pola Hidup Sehat
Pada akhirnya, konsumsi alpukat sebaiknya menjadi bagian dari pola makan seimbang, bukan satu-satunya solusi untuk menjaga kesehatan jantung. Dengan kombinasi asupan bergizi dan gaya hidup sehat, manfaatnya bisa dirasakan lebih optimal. (*)
Editor : Miftahul Khair