Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sering Pesan Minuman Manis di Kafe, Menkes Ingatkan Siap-siap Bayar Mahal di Masa Depan

Khoiril Arif Ya'qob • Selasa, 28 April 2026 | 15:21 WIB
Ilustrasi memesan air putih saat duduk di kafe. (FREEPIK)
Ilustrasi memesan air putih saat duduk di kafe. (FREEPIK)

 

PONTIANAK POST - Tren nongkrong di kafe kekinian kerap identik dengan minuman manis dan estetik. Namun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat mengubah stigma tersebut.

Lewat unggahannya di Instagram (27/4), ia menegaskan bahwa memilih air putih justru merupakan pilihan paling sehat bahkan disebut sebagai gaya hidup sultan.

Air Putih Bukan Tanda Pelit

Dalam unggahannya, Menkes menyoroti kebiasaan sebagian orang yang merasa gengsi saat hanya memesan air putih di kafe.

Baca Juga: Menkes Usul Label Nutri Level di Minuman Kekinian, Ungkap Matcha Bisa Mengandung 50 Gram Gula per Gelas

“Padahal, stigma seperti itu harus mulai kita ubah. Memilih memesan air putih di tengah gempuran menu minuman manis justru merupakan gaya hidup yang paling Sultan!” tulisnya.

Ia menekankan bahwa persepsi tidak modal atau pelit seharusnya tidak lagi melekat pada pilihan sederhana yang justru menyehatkan.

Bayarnya Bukan Sekarang, Tapi Nanti

Menkes mengingatkan bahwa kebiasaan mengonsumsi minuman manis bisa berdampak jangka panjang pada kesehatan.

Baca Juga: Studi: Perempuan Berisiko 20 Persen Kena Jantung Karena Minuman Manis

“Jika kalian terus menuruti gengsi dan lidah, pada akhirnya yang harus membayar sangat mahal bukanlah dompetmu saat ini, melainkan organ tubuhmu sendiri di masa depan,” ungkapnya.

Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa keputusan kecil sehari-hari dapat berdampak besar terhadap kesehatan di kemudian hari.

Air Putih Nol Gula, Nol Risiko Tambahan

Menurut Menkes, air putih adalah pilihan paling jujur untuk tubuh karena tidak mengandung gula, garam, maupun lemak.

Dengan tidak mengonsumsi kalori berlebih, tubuh dapat bekerja lebih ringan, terutama dalam menjaga fungsi ginjal dan kestabilan gula darah.

Ajak Generasi Muda Mulai dari Lingkungan Terdekat

Menkes juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mulai menormalisasi kebiasaan sehat ini dari lingkungan pertemanan.

“Beranikan diri untuk bangga memesan air putih saja atau Americano tanpa gula tambahan,” ajaknya.

Ia menegaskan bahwa menjaga kesehatan bukanlah bentuk penghematan semata, melainkan investasi jangka panjang.

Baca Juga: Dianggap Sehat, 4 Buah Ini Justru Sebaiknya Dihindari bagi Pasien Diabetes: Gula Darah Bisa Melonjak!

Gaya Hidup Sehat adalah Investasi

Di tengah gaya hidup modern yang serba instan dan penuh tren, pilihan sederhana seperti minum air putih sering dianggap sepele.

Padahal, langkah ini bisa menjadi kunci untuk mencegah berbagai penyakit di masa depan.

Pesan Menkes jelas: menjaga kesehatan bukan soal gengsi, melainkan soal kesadaran. Dan dalam hal ini, gaya sultan bukan tentang mahalnya minuman, tetapi tentang bijaknya memilih yang terbaik bagi tubuh. (*)

Editor : Miftahul Khair
#minuman manis #air putih #gaya hidup sehat #menteri kesehatan