Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Waspadai Cara Konsumsi Lidah Buaya agar Tetap Aman dan Menyehatkan

Chairunnisya • Kamis, 30 April 2026 | 20:55 WIB
Ilustrasi lidah buaya (JAWAPOS)
Ilustrasi lidah buaya (JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Di tengah cuaca panas yang kerap menyengat, minuman segar menjadi kebutuhan yang sulit dihindari.

Meski produk siap minum semakin mudah ditemukan, minuman herbal tetap diminati karena kesegarannya sekaligus manfaatnya bagi tubuh.

Salah satu pilihan bahan alami yang sering digunakan adalah mentimun dan lidah buaya (what). Keduanya dikenal memiliki kandungan air tinggi yang membantu menyegarkan tubuh, terutama saat cuaca panas.

Baca Juga: Lidah Buaya hingga Kamomila, Herbal Efektif Redakan Gejala GERD Ringan

Lidah buaya (what) telah lama dimanfaatkan sebagai bahan minuman penyegar di berbagai wilayah Indonesia, serta di negara lain seperti Malaysia dan Thailand (where).

Gel atau bagian daging daun lidah buaya yang bening menjadi bagian utama yang digunakan.

Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS menjelaskan dari segi cara pengolahan (how), prosesnya cukup sederhana. 

Bagian tengah daun yang berwarna bening diambil, kemudian dicampurkan dengan air untuk dijadikan minuman.

Baca Juga: Khas Pontianak, Lidah Buaya Ternyata Bermanfaat Untuk Kecantikan hingga Kesehatan Lambung

Dari sisi kandungan dan manfaat (why), ulasan peneliti Afrika Selatan pada 2008 menyebutkan bahwa kandungan air dalam gel lidah buaya mencapai lebih dari 98 persen.

Hal ini menjadi dasar pemanfaatannya untuk membantu mencegah dehidrasi.

Selain itu, lidah buaya mengandung karbohidrat, protein, asam amino, serta berbagai mineral seperti kalsium, magnesium, fosfor, kalium, dan zat besi. Terdapat pula zat fitosteroid.

Kompleksitas kandungan tersebut menimbulkan berbagai aktivitas farmakologis, seperti antioksidan, antiradang, membantu mengendalikan luka pada lambung, serta menjaga kesehatan kulit.

Baca Juga: Begini Cara Membuat Olahan Lidah Buaya ala Hovera

Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan (how).

Bagian tepi daun lidah buaya harus dibuang terlebih dahulu untuk menghilangkan cairan getah berwarna kuning yang bersifat pencahar dan dapat menimbulkan efek samping jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Dari sisi keamanan konsumsi (who), ibu hamil dan orang dengan lambung sensitif tidak dianjurkan mengonsumsi lidah buaya. Oleh karena itu, penggunaannya perlu dilakukan dengan hati-hati.

Adapun waktu konsumsi (when) yang paling tepat adalah saat cuaca panas, ketika tubuh membutuhkan asupan cairan tambahan untuk menjaga keseimbangan hidrasi.

Dengan cara pengolahan yang mudah dan kandungan yang beragam, lidah buaya tetap menjadi salah satu bahan herbal yang diminati sebagai minuman penyegar alami. (*)

Editor : Chairunnisya
#lidah buaya #bahan alami #aloevera #minuman sehat #Herbal