PONTIANAK POST - Di tengah maraknya produk penyegar napas modern, cara tradisional menggunakan bahan alami seperti buah adas dan kapulaga tetap bertahan dan terbukti bermanfaat.
Selain mudah didapat, keduanya telah lama digunakan untuk menjaga kesegaran napas dan kesehatan tubuh.
Buah adas sejak lama dikenal sebagai penyegar bau mulut. Tradisi di beberapa negara Asia Tenggara menggunakan buah adas sebagai “after-meal snacks”, yaitu yang dikunyah sesudah makan untuk menyegarkan bau napas sekaligus membantu proses pencernaan.
Kebiasaan ini juga masih dilakukan di India, di mana beberapa rumah makan menyediakan buah adas secara gratis, baik dalam bentuk panggang, berlapis gula, maupun langsung dikunyah hingga kering sebelum ampasnya dibuang.
Baca Juga: Minuman Herbal Kapulaga untuk Atasi Pilek Hingga Diabetes
Penelitian ilmiah pada 2014 dan 2022 menemukan bahwa buah adas memiliki manfaat untuk kesehatan saluran cerna serta membantu menjaga kesehatan rongga mulut. Hal ini memperkuat praktik tradisional yang telah berlangsung lama di berbagai budaya.
Selain adas, biji kapulaga juga memiliki peran penting sebagai penyegar bau mulut dalam tradisi masyarakat Timur Tengah dan India. Di berbagai tempat, masyarakat terbiasa mengunyah biji kapulaga setiap saat hingga kering, lalu menggantinya dengan yang baru setelah ampas dibuang.
Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa kandungan minyak esensial pada kapulaga memberikan sensasi segar yang khas.
Baca Juga: Nyesel Baru Tahu! Ternyata Bahan Ini Ampuh Usir Bau Mulut
“Kandungan minyak esensial kardamon menimbulkan “cardamon fresh”, yaitu rasa segar yang unik dan memang berbeda dari penyegar lain,” ujarnya dikutip dari Jawapos.
Buah kapulaga berkualitas baik biasanya dikupas terlebih dahulu, kemudian bijinya langsung dikunyah hingga kering.
Artikel ilmiah (2012) menyebutkan bahwa kandungan minyak dengan komponen utama sineol pada kapulaga terbukti berkhasiat sebagai antiseptik kuat yang mampu membunuh bakteri penyebab infeksi dan bau mulut tidak sedap.
Dengan manfaat tersebut, penggunaan adas dan kapulaga sebagai penyegar napas alami menjadi pilihan yang aman, mudah, dan terjangkau. Cara tradisional ini pun tetap relevan untuk menjaga kesehatan sekaligus menunjang kepercayaan diri dalam pergaulan sehari-hari. (*)
Editor : Chairunnisya