Berada di luar ruangan memicu perubahan nyata pada tubuh Anda. Aktivitas ini menurunkan hormon stres dan menjaga tekanan darah.
Kabar baiknya, Anda tidak perlu mendaki berjam-jam untuk merasakannya. Dampak maksimal muncul hanya dalam waktu 20 menit.
Dilansir BBC, cukup dengan makan siang di bangku taman beberapa kali seminggu. Kebiasaan sederhana ini akan sangat bermanfaat bagi raga Anda.
Baca Juga: Cara Jitu Mengatasi Perut Menggelambir Secara Alami Tanpa Operasi
1. Relaksasi Tanpa Disadari
Melihat pepohonan hijau dan mendengar suara alam langsung memengaruhi sistem saraf otonom. Saraf ini mengontrol proses tubuh tanpa disadari.
Tubuh merespons dengan menurunkan tekanan darah dan memperlambat detak jantung.
Kondisi ini berkaitan dengan rasa tenang secara fisiologis.
Proses ini bahkan bisa terjadi di taman lokal dekat rumah. Sebuah studi di Inggris melibatkan hampir 20.000 orang peserta telah membuktikan.
Penelitian itu membuktikan bahwa menghabiskan waktu 120 menit seminggu di alam terbuka dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis.
Baca Juga: 7 Makanan Pencegah Kanker yang Wajib Dikonsumsi untuk Hidup Lebih Sehat
2. Reset Hormon Stres
Sistem hormonal tubuh juga ikut beraksi saat Anda berada di luar. Berada di alam terbuka memicu kerja sistem endokrin kita.
Kadar kortisol dan adrenalin yang memicu cemas akan langsung menurun. Hal ini dibuktikan melalui penelitian minyak kayu Jepang (Hinoki).
Orang yang menghirup aroma tersebut mengalami peningkatan sel pembunuh alami. Sel ini bertugas melawan virus yang menyerang tubuh Anda.
Efek positif ini bahkan masih bertahan hingga dua minggu kemudian. Intinya, alam memperkuat bagian tubuh yang memang perlu diperkuat.
3. Kekuatan Indra Penciuman
Mencium aroma alam sama kuatnya dengan melihat atau mendengarnya. Aroma pohon dan tanah penuh dengan senyawa organik yang bermanfaat.
Molekul dari tumbuhan ini masuk ke aliran darah saat dihirup. Contohnya, aroma hutan pinus bisa menenangkan Anda dalam 90 detik.
Efek relaksasi ini tetap bekerja bahkan pada bayi kecil.
Mereka tetap tenang saat menghirup aroma limonene (bahan kimia yang ditemukan di kulit jeruk, lemon, dan sejenisnya).
Baca Juga: Cara Hidup Lebih Sehat dan Panjang Umur, Lakukan 3 Langkah Praktis Ini Sekarang
Hal ini membuktikan bahwa reaksi tubuh terhadap alam bersifat instan. Anda tidak perlu membayangkan suasana hutan untuk merasa rileks.
4. Bakteri Baik untuk Pencernaan
Alam juga membantu meningkatkan mikrobioma atau kesehatan usus Anda. Tanah dan tanaman penuh dengan bakteri baik yang melimpah.
Bakteri ini jenisnya sama dengan kandungan dalam minuman probiotik. Menyentuh tanah membantu tubuh mengadopsi mikroba yang bermanfaat tersebut.
Selain itu, tanaman melepaskan bahan kimia antimikroba bernama phytoncides. Zat ini membantu sistem imun dalam melawan berbagai penyakit.
Bermain kotor-kotoran di hutan sebenarnya "menggelitik" sistem kekebalan tubuh.
Biarkan anak-anak berinteraksi dengan alam demi kesehatan jangka panjang.
Membawa Nuansa Alam ke Rumah
Jika tidak bisa ke hutan, bawalah alam ke dalam rumah. Langkah kecil ini tetap memberikan perbedaan bagi kesehatan Anda.
Bunga mawar putih atau kuning terbukti memberikan efek tenang. Letakkan tanaman ini di sudut ruangan yang sering Anda lihat.
Gunakan alat difusi dengan minyak esensial seperti aroma pinus. Aroma ini efektif membantu pikiran Anda menjadi lebih rileks.
Bahkan, sekadar menatap foto hutan di laptop bisa membantu. Cara sederhana ini mampu memicu gelombang otak yang menenangkan.*
Editor : Uray Ronald