Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Jarang Gerak dan Olahraga? Ini 10 Dampak Serius pada Tubuh yang Perlu Diwaspadai Sejak Dini

Khoiril Arif Ya'qob • Jumat, 8 Mei 2026 | 15:30 WIB
Ilustrasi olahraga di mana saja.  (MAGNIFIC)
Ilustrasi olahraga di mana saja. (MAGNIFIC)

PONTIANAK POST - Kebiasaan malas berolahraga sering dianggap sepele oleh sebagian orang. Padahal, kurangnya aktivitas fisik bisa berdampak serius pada kesehatan tubuh, mulai dari menurunnya daya tahan hingga meningkatnya risiko penyakit kronis.

Tanpa disadari, gaya hidup minim gerak dapat memicu berbagai gangguan yang memengaruhi kualitas hidup sehari-hari.

Dampak Jarang Olahraga

Berolahraga secara rutin bukan hanya soal menjaga kebugaran, tetapi juga memastikan organ tubuh bekerja optimal.

Baca Juga: Momen Kocak Victoria Beckham Tegur David Beckham Saat Olahraga Bareng

Sebaliknya, tubuh yang jarang bergerak lebih rentan mengalami berbagai masalah kesehatan.

Melansir Alodokter, berikut 10 dampak yang dapat terjadi pada tubuh jika tidak berolahraga:

1. Daya Tahan Tubuh Melemah

Kurangnya aktivitas fisik membuat sistem imun tidak bekerja maksimal. Akibatnya, tubuh lebih mudah terserang penyakit seperti flu dan batuk.

2. Risiko Penyakit Kronis Meningkat

Jarang berolahraga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, hipertensi, hingga diabetes tipe 2. Hal ini berkaitan dengan menurunnya fungsi jantung dan terganggunya kontrol gula darah.

Baca Juga: Dr Tirta Ungkap 80 Persen Hidup Sehat Bukan dari Olahraga, Tapi dari Makanan

3. Mudah Lelah

Minimnya aktivitas membuat sirkulasi darah tidak optimal. Dampaknya, tubuh kekurangan stamina dan lebih cepat merasa lelah saat beraktivitas.

4. Berat Badan Naik

Metabolisme tubuh melambat saat jarang bergerak. Kalori yang tidak terbakar akan menumpuk dan memicu kenaikan berat badan hingga obesitas.

5. Kesehatan Jantung Menurun

Otot jantung bisa melemah jika jarang dilatih. Kondisi ini membuat jantung tidak maksimal dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

6. Susah Tidur

Kurangnya aktivitas fisik dapat mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Akibatnya, seseorang jadi sulit mengantuk di malam hari.

7. Sulit Berkonsentrasi

Aliran oksigen ke otak berkurang jika tubuh jarang bergerak. Hal ini membuat kemampuan fokus dan berpikir jernih ikut menurun.

8. Massa Otot Berkurang

Tanpa olahraga, massa otot akan menyusut lebih cepat. Tubuh pun menjadi lebih lemah dan rentan cedera.

Baca Juga: 10 Olahraga Sederhana di Kamar Kos, Cuma 10 Menit Ampuh Bakar Kalori Tanpa Perlu ke Gym

9. Tulang Melemah

Kurangnya aktivitas fisik dapat menurunkan kepadatan tulang, sehingga meningkatkan risiko osteoporosis dan patah tulang.

10. Kulit Lebih Cepat Menua

Olahraga membantu melancarkan aliran darah ke kulit. Tanpanya, kulit bisa terlihat lebih kusam, kurang elastis, dan lebih cepat muncul tanda penuaan.

Luangkan Waktu, Tak Perlu Lama

Meski sibuk, meluangkan waktu untuk berolahraga tetap penting. Tidak perlu durasi panjang, cukup sekitar 30 menit per hari untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Baca Juga: Rutin Olahraga Bisa Turunkan Risiko Diabetes, Dokter Ungkap Cara Mudahnya

Aktivitas sederhana seperti jalan santai, yoga, naik turun tangga, atau peregangan sudah bisa memberikan manfaat besar jika dilakukan secara rutin.

Editor : Miftahul Khair
#dampak jarang olahraga #risiko tubuh kurang aktivitas fisik #gaya hidup