Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Sering Kurang Tidur Saat Hari Kerja? Penelitian Terbaru Ungkap Balas Dendam Tidur Saat Weekend Ternyata Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Khoiril Arif Ya'qob • Selasa, 2 Juni 2026 | 13:23 WIB
Ilustrasi menikmati tidur akhir pekan. (MAGNIFIC)
Ilustrasi menikmati tidur akhir pekan. (MAGNIFIC)

PONTIANAK POST - Jamak orang memanfaatkan akhir pekan untuk balas dendam tidur setelah merasa kurang istirahat selama hari kerja.

Kabarnya, kebiasaan yang sering dianggap buruk ini ternyata bisa memberikan manfaat bagi kesehatan.

Penelitian terbaru pada 2024 menemukan bahwa menambah waktu tidur saat akhir pekan berhubungan dengan penurunan risiko sejumlah penyakit jantung dan pembuluh darah, terutama bagi mereka yang selama hari kerja tidur kurang dari enam jam per hari.

Baca Juga: Bukan Sekadar Salah Tidur, Nyeri Leher Menjalar Bisa Berujung Kelumpuhan!

Studi Libatkan Ribuan Orang Dewasa di Amerika Serikat

Temuan tersebut dibagikan oleh dokter dan edukator kesehatan, Adam Prabata, melalui akun media sosial X pada (1/6).

Ia mengulas hasil penelitian tahun 2024 yang melibatkan sekitar 3.400 orang dewasa di Amerika Serikat.

Studi itu menemukan bahwa orang yang menambah waktu tidur lebih dari dua jam saat akhir pekan memiliki risiko lebih rendah mengalami penyakit kardiovaskular dibanding mereka yang tidak melakukan kompensasi tidur.

Risiko Penyakit Jantung Bisa Menurun

Penelitian menunjukkan manfaat paling besar dirasakan oleh kelompok yang mengalami kurang tidur kronis selama hari kerja.

Baca Juga: Manfaat Teh Kamomila dan Rooibos sebagai Solusi Alami Mengatasi Gangguan Tidur

Beberapa risiko kesehatan yang dilaporkan menurun antara lain:

Menurut hasil penelitian, tambahan waktu tidur saat akhir pekan dapat membantu tubuh memulihkan dampak negatif dari kurang tidur yang terjadi sepanjang minggu.

Jangan Tidur Terlalu Lama

Meski memberikan manfaat, para peneliti mengingatkan bahwa tambahan waktu tidur saat akhir pekan tidak boleh berlebihan.

Dalam unggahannya, Adam Prabata menekankan bahwa manfaat tersebut ditemukan pada kelompok yang menambah waktu tidur lebih dari dua jam, tetapi tidak lebih dari enam jam dibanding pola tidur hari kerja.

“Yang perlu diperhatikan adalah nambah tidurnya jangan kebablasan. Jangan lebih dari 6 jam ya!" tulis dr Adam.

Tidur terlalu lama secara konsisten justru dalam berbagai penelitian lain dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan kesehatan tertentu.

Baca Juga: Sering Begadang? Dokter Ungkap Kurang Tidur Ternyata Bisa Bikin Berat Badan Naik

Paling Bermanfaat bagi yang Kurang Tidur Saat Hari Kerja

Efek positif balas dendam tidur terutama terlihat pada mereka yang selama hari kerja hanya tidur kurang dari enam jam per malam.

Kelompok ini dinilai mengalami utang tidur yang cukup besar sehingga tambahan waktu istirahat saat akhir pekan dapat membantu proses pemulihan tubuh.

Meski demikian, para ahli tetap menegaskan bahwa strategi terbaik adalah menjaga durasi tidur yang cukup setiap hari.

Tidur Weekend Bukan Pengganti Tidur Ideal

Para peneliti mengingatkan bahwa tidur tambahan saat akhir pekan bukanlah pengganti pola tidur sehat.

Baca Juga: Delapan Penyesalan Hidup yang Sering Muncul dan Mengganggu Tidur Malam Hari

Orang dewasa tetap disarankan mendapatkan waktu tidur ideal sekitar 7–9 jam setiap malam untuk menjaga fungsi otak, metabolisme, sistem kekebalan tubuh, dan kesehatan jantung secara optimal.

Dengan kata lain, jika selama hari kerja Anda sering kurang tidur, memanfaatkan akhir pekan untuk menambah waktu istirahat bisa menjadi langkah pemulihan yang bermanfaat.

Namun, menjaga kualitas dan durasi tidur yang cukup setiap hari tetap menjadi pilihan terbaik untuk kesehatan jangka panjang. (*)

Editor : Miftahul Khair
#balas dendam tidur weeekend #tidur akhir pekan #risiko penyakit jantung