PONTIANAK POST - Memulai hari dengan sarapan sehat bisa menjadi langkah sederhana menjaga kesehatan jantung. Salah satu pilihan yang banyak diteliti adalah gandum utuh dan produk olahannya.
Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa berbagai studi menunjukkan kandungan gandum mampu membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah.
Peran Beta Glukan dalam Gandum
Baca Juga: Kolesterol Tidak Selalu Jahat, Begini Cara Mengelolanya dengan Tepat
Manfaat tersebut berasal dari beta glukan, yaitu serat larut yang terdapat pada lapisan biji gandum. Serat ini bekerja bersama berbagai senyawa lain dalam gandum sehingga menghasilkan efek yang optimal.
Di dalam saluran pencernaan, serat larut membentuk gel yang mampu menangkap lemak sehingga tidak seluruhnya terserap oleh tubuh.
Menurut berbagai hasil penelitian, produk berbahan gandum utuh memiliki kemampuan menurunkan kolesterol yang lebih baik dibandingkan penggunaan ekstrak beta glukan saja.
Baca Juga: Tak Perlu Obat! Cuka Apel Bisa Bantu Turunkan Kolesterol, Ini Cara Aman Konsumsinya Menurut Menkes
Semakin Sederhana Pengolahan, Semakin Baik
Prof Mangestuti menjelaskan bahwa secara umum semakin sederhana proses pengolahan produk berbahan gandum, maka semakin baik pula manfaatnya dalam membantu menurunkan kolesterol dan trigliserida.
Contoh yang mudah ditemukan adalah havermut dan roti tawar gandum yang sering menjadi menu sarapan.
Baca Juga: Benarkah Daging Kambing Tinggi Kolesterol? Ini Fakta Gizi dan Cara Konsumsi yang Tepat
Baik untuk Jantung dan Pembuluh Darah
Konsumsi roti gandum secara teratur diketahui baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Meski efek penurunan kolesterolnya tidak terlalu besar, konsumsi roti gandum tetap memberikan manfaat bagi kesehatan.
Sementara itu, havermut menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan untuk membantu menjaga profil lemak darah. Agar manfaatnya optimal, masyarakat disarankan memperhatikan takaran konsumsi harian yang tercantum pada kemasan produk. (*)
Editor : Chairunnisya