Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kolesterol Tidak Selalu Jahat, Begini Cara Mengelolanya dengan Tepat

C
Penulis: Chairunnisya❯
Olahan daging kambing menjadi tongseng dan gulai. foto Jawapos
Olahan daging kambing menjadi tongseng dan gulai. foto Jawapos

Advertisement

PONTIANAK POST - Menikmati hidangan daging kambing masih menjadi tradisi yang digemari banyak orang. Namun, kekhawatiran terhadap kolesterol sering membuat sebagian orang memilih menghindarinya.

Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa peningkatan kadar kolesterol dalam darah memang sering menjadi alasan orang ragu mengonsumsi daging kambing.

Meski demikian, kolesterol sebenarnya merupakan lemak yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi penting.

Kolesterol berperan dalam pembentukan dinding sel, membantu pembentukan cairan empedu oleh hati, serta menjadi bahan utama pembuatan berbagai hormon.

Mengenal Kolesterol Baik dan Buruk

Advertisement

Dalam tubuh terdapat kolesterol buruk atau LDL cholesterol yang dalam kadar tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Sebaliknya, terdapat kolesterol baik atau HDL cholesterol yang diperlukan untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dan membantu menurunkan risiko gangguan jantung.

Karena itu, kadar lipid dalam darah, termasuk kolesterol dan trigliserida, perlu dijaga tetap berada dalam batas yang dianjurkan, baik saat mengonsumsi daging kambing maupun tidak.

Cara Sederhana Mengendalikan Kolesterol

Menurut Prof Mangestuti, pengendalian kolesterol dapat dilakukan dengan mengonsumsi lemak sehat, membatasi lemak jenuh yang banyak ditemukan pada produk hewani, keju, mentega, dan aneka kue, serta menghindari lemak trans yang umum terdapat pada makanan cepat saji.

Selain itu, masyarakat dianjurkan memilih bahan pangan yang mengandung lemak nabati serta memperbanyak konsumsi bahan tanaman kaya serat larut dan tidak larut.

Lemak sehat berasal dari asam lemak tunggal dan ganda tidak jenuh yang terdapat pada alpukat, kacang-kacangan, ikan berlemak seperti salmon, biji-bijian, serta minyak zaitun.

Advertisement

Artikel Terkait

Tongseng Kambing Ternyata Didukung Rempah yang Ramah untuk Jantung

Tongseng Kambing Ternyata Didukung Rempah yang Ramah untuk Jantung

Tongseng mengandung berbagai rempah seperti ketumbar, jahe, dan kunyit yang berpotensi mendukung kesehatan jantung.

Kebab Daging Kambing Disebut Lebih Ramah untuk Kesehatan Jantung

Kebab Daging Kambing Disebut Lebih Ramah untuk Kesehatan Jantung

Kebab memadukan daging rendah lemak, rempah, yoghurt, dan sayuran yang dinilai lebih ramah bagi kesehatan jantung.

Rahasia Masakan Timur Tengah Mengolah Daging Lebih Ramah Jantung

Rahasia Masakan Timur Tengah Mengolah Daging Lebih Ramah Jantung

Rempah dan sayuran menjadi bagian penting dalam olahan daging yang lebih seimbang dan ramah bagi kesehatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer