PONTIANAK POST - Bahan herbal kerap dimanfaatkan untuk membantu menjaga kesehatan tubuh. Pada kasus campak, herbal memang tidak dapat menyembuhkan infeksi secara langsung, tetapi dapat membantu menunjang proses pemulihan.
Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa sejumlah bahan alami dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus meredakan gejala yang menyertai campak.
Tidak Mengobati Virus Secara Langsung
Baca Juga: Ini Peran Vitamin A dalam Pemulihan Pasien Campak
Menurut Mangestuti, hingga kini tidak ada bahan herbal yang terbukti dapat mengatasi infeksi virus campak secara langsung. Namun, beberapa bahan dapat membantu mengurangi keluhan seperti demam, batuk, dan nyeri tenggorokan.
Jahe untuk Membantu Meredakan Gejala
Jahe dikenal memiliki efek menghangatkan dan secara tradisional digunakan sebagai antiradang serta pendongkrak imunitas.
Baca Juga: Kasus Campak di Pontianak Masih Minim, Dinkes Gencarkan Imunisasi dan Sosialisasi Pencegahan
Meski belum ada bukti ilmiah bahwa jahe dapat mempercepat penyembuhan campak, bahan ini dapat digunakan untuk membantu meredakan gejala yang muncul.
Madu dan Lemon untuk Menunjang Daya Tahan Tubuh
Perpaduan madu dan jus lemon juga telah lama digunakan untuk membantu mengendalikan gejala ringan campak.
Baca Juga: DPRD Mempawah Minta RSUD Rubini Siapkan Ruang Isolasi Pasien Campak
Madu dikenal memiliki sifat antibakteri, antioksidan, dan antiradang, sementara lemon kaya vitamin C yang membantu memperkuat sistem imun serta meredakan batuk dan nyeri tenggorokan. (*)
Editor : Chairunnisya