PONTIANAK POST - Siklus haid bukan sekadar penanda datangnya menstruasi setiap bulan.
Lebih dari itu, haid menjadi gambaran kondisi kesehatan sistem reproduksi wanita, termasuk proses ovulasi yang menentukan peluang kehamilan.
Haid Teratur Menandakan Ovulasi Berjalan Normal
Baca Juga: Waspada Haid Tidak Lancar Bisa Jadi Gejala Awal PCOS, Apa Saja Tandanya?
Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa haid yang datang secara teratur merupakan indikator proses ovulasi berjalan normal.
Sebaliknya, ketika haid datang tidak teratur, pelepasan sel telur juga terganggu sehingga peluang terjadinya kehamilan menjadi semakin kecil.
Kondisi tersebut juga dapat menjadi sinyal adanya gangguan hormonal, seperti penyakit tiroid, stres kronik, maupun kekurangan nutrisi.
Baca Juga: Sinyal Kesehatan dari Nyeri Haid
Menjadi Early Warning Gangguan Reproduksi
Menurutnya, dunia kesehatan meyakini haid tidak teratur merupakan early warning system bagi ketidaksuburan wanita.
Penyebab yang paling sering terjadi ialah ketidakseimbangan hormonal yang mengganggu koordinasi sistem otak, ovarium, dan uterus.
Baca Juga: Cantik dan Menyehatkan: Khasiat Mawar untuk Redakan Nyeri Haid dan Stres
Akibatnya proses ovulasi menjadi tidak teratur, memengaruhi fertilitas, sekaligus meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi lainnya. (*)
Editor : Chairunnisya