Inilah Perbedaan Khasiat Bumbu Masakan Merah Putih dan Kuning bagi Kesehatan

Chairunnisya • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 10:05 WIB
HARGA NAIK: Warga berbalanja jahe di Pasar Flamboyan,Pontianak. Harga jahe merah di pasaran menyentuh angka Rp80.000 per kilogramnya dan jahe putih Rp60.000 per Kilogram. HARYADI/PONTIANAKPOST
Ilustrasi rempah-rempah dan bumbu masakan. (HARYADI/PONTIANAKPOST)

PONTIANAK POST - Bumbu dasar menjadi fondasi berbagai masakan Nusantara. Di balik fungsinya sebagai penyedap rasa, setiap racikan ternyata memiliki komposisi rempah yang berbeda sehingga manfaat kesehatannya pun tidak sama.

Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa bumbu merah, putih, dan kuning masing-masing memiliki karakteristik serta kandungan alami yang saling melengkapi.

Bumbu Merah Membantu Menjaga Stamina

Baca Juga: Ini Daftar Makanan Prebiotik Alami yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus

Menurut Prof Mangestuti, bumbu merah tersusun dari cabai merah, jahe merah, dan bawang merah. Racikan ini dikenal menghasilkan rasa hangat sekaligus aroma yang kuat.

Kandungan gingerol dan shogaol pada jahe merah menghasilkan sensasi panas yang lebih kuat dibandingkan jahe biasa.

Rempah tersebut dinilai cocok untuk membantu memperbaiki sirkulasi tubuh, meningkatkan imunitas, meredakan nyeri otot, sekaligus membantu mempertahankan stamina.

Baca Juga: Manfaat Bawang Merah dan Kesehatan Tubuh: Kaya Nutrisi dan Punya Khasiat Anti-Inflamasi

Sementara itu, cabai merah mengandung vitamin C dan capsaicin yang berkhasiat sebagai antioksidan serta membantu meningkatkan metabolisme tubuh.

Bawang merah dan bawang putih di dalam racikan tersebut juga dikenal bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, termasuk membantu menjaga tekanan darah.

Bumbu Putih Kaya Aroma dan Baik bagi Saluran Pernapasan

Berbeda dengan bumbu merah, bumbu putih memiliki komposisi utama berupa bawang merah, bawang putih, lengkuas, kemiri, dan lada putih.

Baca Juga: Jahe Membantu Mengurangi Kram Haid dan Mendukung Fungsi Reproduksi

Menurut Prof Mangestuti, kombinasi tersebut menghasilkan aroma dasar yang kuat dengan cita rasa yang kaya. Lengkuas dikenal sebagai rempah yang bersifat antiradang dan diyakini mampu membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Sementara itu, lada putih digunakan untuk membantu mengatasi gangguan saluran napas seperti sinus, asma, maupun hidung tersumbat.

Kemiri juga menjadi bagian penting dalam racikan ini karena mengandung minyak nabati yang menyehatkan sekaligus memberikan tekstur lebih kental pada masakan.

Bumbu Kuning Kaya Kurkumin

Bumbu kuning didominasi oleh kunyit yang mengandung kurkumin. Menurut Prof Mangestuti, kurkumin dikenal sebagai antioksidan sekaligus antiradang yang kuat.

Baca Juga: Cara Menyimpan Bawang Putih yang Sudah Dikupas agar Tahan Lama

Rempah ini dinilai cocok untuk membantu mengantisipasi gangguan saluran cerna, nyeri tulang, hingga membantu melindungi fungsi hati.

Selain kunyit, racikan bumbu kuning juga mengandung temulawak dan kencur. Temulawak disebut baik untuk membantu memperbaiki nafsu makan, mengatasi sulit buang air besar, serta membantu mengobati penyakit liver.

Sementara itu, kencur dikenal bermanfaat untuk membantu mengatasi batuk, sakit kepala, dan mengurangi kelelahan.

Baca Juga: Kunyit Asam Minuman Tradisional Kaya Manfaat untuk Kesehatan Reproduksi dan Imunitas

Setiap Racikan Memiliki Peran Berbeda

Prof Mangestuti menjelaskan bahwa setiap bumbu dasar tidak hanya menghasilkan cita rasa yang berbeda, tetapi juga menghadirkan manfaat kesehatan sesuai komposisi rempah yang digunakan.

Perbedaan kandungan tersebut menjadi alasan mengapa masyarakat Indonesia sejak lama menggunakan beragam racikan bumbu sesuai jenis masakan yang diolah.

Baca Juga: Bukan Sekadar Bumbu Dapur! Ini Fungsi Garam sebagai Penyaring Energi Negatif di Rumah

Dengan memanfaatkan rempah segar, bumbu dasar tidak hanya memperkaya rasa makanan, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi kuliner yang terus bertahan karena manfaatnya bagi kesehatan. (*)

Editor : Chairunnisya
manfaat rempah Prof Mangestuti Agil bumbu merah bumbu putih bumbu kuning