Rambut Rontok Berlebihan? Ini Kebiasaan yang Sebaiknya Dilakukan dan Dihindari

Chairunnisya • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 15:38 WIB
Ilustrasi rambut rontok.
Ilustrasi rambut rontok.

PONTIANAK POST - Menemukan helaian rambut yang tertinggal di sisir atau berjatuhan saat keramas sering membuat banyak orang merasa cemas.

Meski tidak selalu menjadi tanda penyakit serius, kerontokan rambut tetap perlu diperhatikan, terutama jika jumlahnya semakin banyak atau berlangsung terus-menerus.

Dilansir dari Jawapos, dokter spesialis kulit dan kelamin, dr Agustina Tri Pujiastuti SpDVE FINSDV, menjaga kesehatan rambut tidak hanya bergantung pada penggunaan produk perawatan.

Baca Juga: Dokter Kulit Bagikan Cara Mengatasi Rambut Rontok Sesuai Penyebabnya

Pola hidup, kecukupan nutrisi, hingga kebiasaan sehari-hari juga berperan penting dalam membantu mengurangi risiko rambut rontok.

Penuhi Nutrisi dan Kelola Gaya Hidup

Salah satu langkah utama adalah memastikan kebutuhan gizi, vitamin, dan mineral tubuh tetap tercukupi sehingga tidak terjadi defisiensi nutrisi.

Bila diperlukan, konsumsi suplemen vitamin D juga dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan tubuh.

Baca Juga: Tips Merawat Rambut Sehat di Balik Hijab agar Bebas Lepek dan Rontok

Selain itu, perawatan rambut secara rutin juga dianjurkan. Hair spa dan penggunaan conditioner dapat membantu menjaga kondisi batang rambut tetap sehat.

Tak kalah penting, kelola stres dengan baik karena kondisi psikologis dapat memengaruhi kesehatan rambut. Kebiasaan minum air putih yang cukup serta tidur yang berkualitas juga menjadi bagian dari perawatan yang tidak boleh diabaikan.

Apabila kerontokan berlangsung berlebihan hingga mengganggu aktivitas atau penampilan, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.

Baca Juga: 5 Penyebab Utama Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya Menurut Ahli

Hindari Kebiasaan yang Memicu Rambut Mudah Rusak

Selain menerapkan kebiasaan yang baik, ada sejumlah hal yang sebaiknya dihindari agar kerontokan tidak semakin parah.

Mengikat rambut saat masih basah dapat meningkatkan risiko kerusakan pada batang rambut. Begitu pula dengan terlalu sering melakukan berbagai treatment kimia, seperti mengeritingkan, meluruskan, mewarnai, maupun bleaching rambut.

Penggunaan alat styling dengan suhu yang terlalu panas juga dapat membuat rambut menjadi lebih rapuh dan mudah patah.

Dokter juga mengingatkan pentingnya menghindari kebiasaan merokok karena dapat berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk rambut.

Baca Juga: Rambut Anda Sering Rontok? Berikut Penyebab Rambut dan Cara Mengatasinya

Selain itu, diet yang tidak sehat hingga menyebabkan kekurangan nutrisi sebaiknya dihindari karena dapat memengaruhi pertumbuhan rambut dan meningkatkan risiko kerontokan.

Dengan menjaga pola hidup yang sehat serta mengurangi kebiasaan yang berisiko merusak rambut, kesehatan rambut dapat lebih terjaga dalam jangka panjang.

Jika kerontokan terus berlangsung atau semakin berat, pemeriksaan ke dokter tetap menjadi langkah yang paling tepat. (*) 

Editor : Chairunnisya
perawatan rambut dokter kulit rambut sehat rambut rontok kesehatan rambut