Rambutan Bukan Sekadar Buah Manis, Kandungan Gizinya Tersimpan di Banyak Bagian

Chairunnisya • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 15:33 WIB
Biji, kulit, dan daging rambutan (AI)
Biji, kulit, dan daging rambutan (AI)

PONTIANAK POST - Musim rambutan selalu menjadi momen yang dinantikan pencinta buah tropis.

Rasanya yang manis dengan tekstur daging buah yang khas membuat rambutan menjadi salah satu buah favorit masyarakat.

Namun, rambutan ternyata tidak hanya menarik dari sisi rasa. Berbagai bagian tanaman ini mulai dikaji karena memiliki kandungan alami yang berpotensi dimanfaatkan, mulai dari daging buah, kulit, hingga bijinya.

Baca Juga: Manfaat Biji Rambutan Mulai Diungkap, Kaya Protein hingga Berpotensi Antidiabetes

Dilansir dari Jawapos, menurut Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Apt. Mangestuti Agil MS, rambutan memiliki kompleksitas kandungan yang membuatnya tidak sekadar menjadi buah konsumsi sehari-hari.

Rambutan Memiliki Banyak Jenis dengan Karakter Berbeda

Jenis rambutan yang dikenal luas di Indonesia antara lain rapiah dan binjai.

Rambutan rapiah banyak disukai karena rasanya manis, daging buah tebal, serta mudah terlepas dari bijinya.

Baca Juga: Meski Kurang Banyak, Panen Rambutan di Desa Tengguli Tetap Menguntungkan Berkat Harga Tinggi

Sementara itu, rambutan binjai memiliki ukuran buah lebih besar, kulit berwarna merah gelap, daging buah mudah dilepas dari biji, dan memiliki rasa manis.

Tanaman rambutan memiliki nama ilmiah Nephelium lappaceum dari suku Sapindaceae. Pohonnya dapat tumbuh hingga mencapai 15–24 meter.

Buah rambutan berbentuk oval dengan panjang sekitar 3–6 cm dan lebar 3–4 cm.

Baca Juga: Panen Raya Perlu Solusi, Harga Rambutan Anjlok Saat Buah Melimpah

Kulit buah berwarna kemerahan dengan tonjolan menyerupai rambut yang memiliki peran dalam proses pernapasan buah dan dapat memengaruhi kualitasnya.

Daging buah rambutan memiliki warna putih, bening, atau merah muda pucat dengan perpaduan rasa manis dan sedikit asam.

Kandungan Nutrisi Rambutan Cukup Beragam

Menurut penelitian, kulit, biji, dan daging buah rambutan mengandung karbohidrat dengan kadar cukup tinggi, lemak, protein, serat, vitamin C, serta vitamin B seperti riboflavin, thiamine, dan niacin.

Baca Juga: Dosen Poltesa Berikan Pendampingan Petani cara Olah Buah Rambutan jadi Produk Pangan

Kandungan tersebut membuat rambutan memiliki nilai lebih dari sekadar buah pencuci mulut.

Daging buah rambutan menjadi bagian yang paling umum dikonsumsi. Kandungan serat dan vitamin yang terdapat di dalamnya menjadi bagian penting dari nilai nutrisi buah ini.

Selain itu, biji rambutan yang selama ini sering dibuang juga mulai mendapatkan perhatian karena memiliki kandungan protein dan berbagai asam amino.

Rambutan Memiliki Sejarah Penyebaran Panjang

Baca Juga: Nekat! Demi Suami di Tahanan, Istri Sembunyikan Sabu dalam Rambutan

Rambutan merupakan tanaman tropis yang memiliki perjalanan penyebaran cukup panjang.

Catatan sejarah menyebutkan pedagang Arab berperan membawa rambutan ke Zanzibar dan Afrika Timur pada abad ke-13 hingga ke-15.

Sementara rambutan Indonesia kemudian menyebar ke berbagai wilayah Asia Tenggara hingga kawasan Suriname di Amerika Selatan.

Indonesia dikenal sebagai salah satu pusat keanekaragaman genetik rambutan untuk pengembangan budi daya di kawasan Asia Tenggara, bersama Malaysia, Thailand, Myanmar, Sri Lanka, Singapura, dan Filipina.

Baca Juga: Goji Berry Mulai Dikenal, Buah Kaya Antioksidan dengan Sejarah Ribuan Tahun

Pusat produksi rambutan di Indonesia tersebar di wilayah barat, terutama Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Seluruh Bagian Rambutan Mulai Dikembangkan

Perkembangan penelitian membuat bagian rambutan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan mulai mendapat perhatian.

Kulit rambutan dikaji karena kandungan senyawa antioksidannya, sedangkan bijinya diteliti karena memiliki protein dan senyawa aktif.

Baca Juga: Peneliti Mulai Melirik Potensi Kulit Buah Kluwih yang Selama Ini Terbuang

Hal tersebut menunjukkan bahwa rambutan memiliki potensi lebih besar dibandingkan sekadar buah musiman.

Dengan pemanfaatan yang tepat, berbagai bagian rambutan berpeluang dikembangkan menjadi bahan bernilai tambah dalam bidang pangan maupun kesehatan. (*) 

Editor : Chairunnisya
nutrisi alami manfaat rambutan antioksidan rambutan kandungan rambutan Buah Tropis