Mengenal Bakteri Asam Laktat pada Kimchi dan Perannya Menjaga Kesehatan Usus

Chairunnisya • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 16:32 WIB
Kimchi (DOK JAWAPOS)
Kimchi (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Demam budaya populer Korea turut memopulerkan kuliner khasnya di tengah masyarakat global. Ingat Korean food pasti ingat kimchi.

Kimchi merupakan hidangan hasil fermentasi yang hampir selalu hadir pada setiap lauk masakan Korea.

Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS menyebut Kimchi dinyatakan sebagai salah satu dari lima jenis makanan tersehat di dunia versi salah satu majalah kesehatan Amerika pada 2006.

Baca Juga: Cita Rasa Kuliner Jalanan Korea Hadir di Pontianak, Nikmati Gangnam Hot Chicken hingga Kimchi Fried Rice

Penemuannya berawal dari gagasan untuk mengawetkan sayuran saat musim dingin dengan penambahan garam. Kini aneka sayuran, termasuk mentimun, lobak, dan aneka rempah sudah digunakan pada pembuatan kimchi.

Kandungan Bakteri Asam Laktat (BAL) di Dalam Kimchi

Sifatnya sebagai santapan sehat tidak lepas dari peran mikroorganisme menguntungkan yang tumbuh selama masa pemeraman bahan baku.

Baca Juga: Air Beras Fermentasi Berpotensi Menjaga Keseimbangan Bakteri Baik di Usus

Kimchi merupakan makanan probiotik. Karena fermentasinya dilakukan melalui penambahan mikroorganisme bakteri asam laktat (BAL), antara lain kelompok Leu conostoc, Weissella, dan Lacto bacillus/ Lactiplantibacillus.

Ini adalah kelompok bakteri baik yang dapat mengubah gula menjadi asam laktat. Jumlah dan jenis mikroorganisme sangat dipengaruhi oleh bahan, proses fermentasi, suhu, lama penyimpanan, dan terdapatnya proses pemanasan atau pasteurisasi pada pembuatan.

Mekanisme Perlindungan dan Kesehatan Pencernaan

Kombinasi antara mikroba baik dan bahan serat alami memberikan dampak positif langsung pada ekosistem organ pencernaan.

Mengapa kimchi dikaitkan dengan kesehatan usus? Keberadaan bakteri asam laktat membantu proses pen cernaan dan memusnahkan bakteri berbahaya.

Baca Juga: Guru Besar Unair Ungkap Hubungan Bakteri Usus dengan Suasana Hati Manusia

Kimchi juga ditengarai mampu meningkatkan sistem imun dan membantu mencegah terbentuknya kanker. Komponen dan metabolit mikroba dapat berinteraksi dengan sel epitel usus untuk mempertahankan integritas dinding usus melalui mekanisme yang sudah ada.

Komponen serat dari sayuran kimchi dapat menjadi substrat bagi bakteri usus, dan berkontribusi pada produksi metabolit, seperti asam lemak rantai pendek. Yaitu asam lemak yang menjadi sumber energi utama sel usus besar (2021). (*) 

Editor : Chairunnisya
kesehatan usus makanan probiotik manfaat kimchi bakteri asam laktat integritas dinding usus