Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono, melalui Kasat Lantan Polres Ketapang, AKP Aditya Octorio P, mengatakan kecelakaan maut tersebut terjadi pada Minggu (16/8) sekitar jam 12.30 WIB di jalan provinsi antara Kecamatan Nanga Tayap-Kecamayan Pemahan tepatnya di kilometer 15 Dusun Ngulok Ipal Desa Tajok Kayong Kecamatan Nanga Tayap.
Kecelakaan tersebut melibatkan bis Damri tujuan Ketapang-Pontianak dengan sepeda motor Honda Supra dengan nomor polisi KB 3229 ZB. "Korban meninggal dunia atas nama Anggi Toranda (19) warga Jalan Darussalam RT 14/07 Desa Sungai Awan Kanan Kecamatan Muara Pawan. Korban mengalami luka parah dan meninggal di lokasi kejadian," kata Aditya, kemarin (17/8).
Dia menjelaskan, kecelakaan tersebut terjadi saat pengendara sepeda motor melaju dari arah Nanga Tayap menuju arah Pemahan dengan melintasi jalan provinsi antara Kecamatan Nanga Tayap-Kecamatan Pemahan. Sesampainya di daerah Dusun Ngulok Ipal kilometer 15, sepeda motor korban terlalu menengah saat menikung dan masuk ke arah berlawanan. Di saat bersamaan, muncul bis Damri dari Ketapang tujuan Pontianak.
Sepeda motor korban menabrak bagian bumper depan sudut kiri bis hingga sepeda terseret dan terhenti ke bahu luar jalan. Akibat kejadian tersebut pengendara korban tidak sadarkan diri. Setelah diupayakan oleh warga untuk mencoba memberikan bantuan, diketahui korban sudah dalam keadaan tidak bernafas atau meninggal dunia.
Mengetahui korban sudah meninggal dunia warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian terdekat. Setelah petugas kepolisian datang langsung melakukan evakuasi membawa pengendara sepeda moror ke Puskesmas Kecamatan Nanga Tayap serta mengamankan kedua unit yg terlibat kecelakaan. "Korban dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan visum. Sementara pengemudi bis Damri diamankn di Mapolsek Nanga Tayap untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ungkap Aditya.
Aditya menambahkan, saat kecelakaan terjadi kondisi cuaca sedang panas. Arus kendaraan juga sepi. Jalan yang cukup sempit karena terdapat tanaman liar yang memakan bahu jalan disinyalir membuat korban terlalu menengah saat menikung. (afi)
Editor : Administrator