Camat Tumbang Titi, Pitriyadi, mengatakan, lomba melamun merupakan salah satu agenda yang akan dilaksanakan pihaknya pada bulan Ramadan tahun 2023 ini. “Lomba melamun rencananya akan kita lakukan pada 15 April mendatang di halaman eks Kantor Camat,” katanya, Selasa (28/3) di Ketapang.
Pihaknya sengaja melaksanakan lomba melamun sebagai salah satu agenda selama bulan puasa. Menurutnya, melamun kadang dinilai sebagai hal tidak bermanfaat. Padahal menurutnya, melamun bentuk dari ekpresi diri dan semua orang bebas untuk melakukannya.
“Karena dari melamun kadang muncul inspirasi, inisiasi dan gagasan brilian untuk melakukan sesuatu. Oleh karena itu, kita memberi ruang dan memfasilitasi itu melalui lomba ini,” jelasnya.
Pitriyadi menambahkan, lomba melamun akan dimulai sejak pukul 15.30 WIB sembari menunggu waktu berbuka, dengan durasi selama 30 menit. Di mana lomba ini terbuka untuk umum dan memperebutkan hadiah uang tunai serta piala.
“Masyarakat ingin ikut silahkan mendaftar ke panitia. Untuk mekanisme lomba nantinya peserta tidak boleh bermain HP saat melamun. Tidak boleh tidur dan boleh membawa perlengkapan sendiri seperti payung, kipas atau alas,” ungkapnya.
Pitriyadi mengajak masyarakat untuk tidak segan melaksanakan kegiatan yang secara umum terlihat aneh, tapi tetap ada nilai positif dan tidak merugikan orang banyak. Selain itu, diakuinya juga ada kegiatan lainnya yang digelar seperti lomba kerajinan anyaman ibu-ibu PKK yang akan dipamerkan dikegiatan Napak Tilas 2023.
“Selain itu, di dekat lokasi yang sama, ada juga pertandingan voli campuran antardesa se-Kecamatan Tumbang Titi. Masyarakat juga bisa sambil berbelanja di Kedai Ramadan yang kita pusatkan di halaman eks Kantor Camat. Ini kan akan menggerakkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah,” ungkapnya.
“Sebelumnya Kecamatan Tumbang Titi sudah melakukan Pawai Taaruf Ramadan yang diikuti 1.000 peserta dengan berbagai etnis, serta dirangkaikan dengan tarian dari anak-anak sekolah serta kesenian Jathilan dari Jawa yang ditampilkan oleh Ikatan Anak Rantau dari Jawa yang ada di Tumbang Titi,” pungkas Pitriyadi. (afi) Editor : Misbahul Munir S