Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Aliansi Jurnalis Ketapang Dengarkan Keluhan Nelayan Kendawangan

A'an • Kamis, 25 April 2024 | 13:43 WIB

 

DIALOG: Ketua AJK, Theo Bernadhi, berdialog dengan salah satu perwakilan nelayan di Kendawangan, Selasa (23/4).
DIALOG: Ketua AJK, Theo Bernadhi, berdialog dengan salah satu perwakilan nelayan di Kendawangan, Selasa (23/4).

KETAPANG - Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) menggelar program AJK Mendengar yang digelar di beberapa kecamatan di Kabupaten Ketapang. Kegiatan dimulai dari Kecamatan Kendawangan, Selasa (23/4) siang. Di Kendawangan, rekan-rekan media bertemu dengan kelompok nelayan.

Ketua AJK, Theo Bernadhi, mengatakan kegiatan ini merupakan program eksternal yang langsung berhubungan dengan masyarakat.

"AJK Mendengar ini tujuan utamanya ingin membuka ruang dan menjadi wadah penampung keluh kesah dan curhatan masyarakat, khususnya di kecamatan pedalaman dengan langsung bertemu dan bertatap muka dengan masyarakat," katanya.

Dia menjelaskan, selama ini pihaknya membuka ruang seluas-luasnya untuk komunikasi kepada para pihak yang berkeinginan untuk menyampaikan persoalan-persoalan, baik dengan sistem wawancara langsung, via telepon dan metode konfirmasi lainnya.

"Namun, kami menyadari kalau tidak semua masyarakat juga bisa datang ke Ketapang dan bisa menghubungi kami, makanya dengan program AJK Mendengar kami mencoba melihat dan mendengar langsung curhatan masyarakat. Tentu ini menjadi bahan untuk kami membantu menyuarakan dan menyampaikan pesan melalui karya jurnalistik," terangnya.

Theo menambahkan, program ini akan rutin dilakukan selain program eksternal lainnya, yakni AJK masuk kampus, AJK masuk sekolah dan AJK berbagi.

"Ini juga merupakan bagian ikhtiar kami untuk dapat memberikan dampak positif atas hadirnya kami sebagai organisasi pers yang ada di Ketapang," tuturnya.

Ketua kelompok nelayan Kendawangan, Zaka Rasyd, mengaku senang dan merespon positif kedatangan para wartawan di Kendawangan. Dirinya berharap kegiatan ini dapat menjadi tempat masyarakat, termasuk dirinya yang mewakili ratusan nelayan di Kendawangan dalam menyampaikan keluh kesah dan harapan.

"Program ini sangat kami sambut positif, karena selain menjadi wadah silaturrahmi bagi kami, ini juga menjadi wadah untuk kami menyampaikan curhatan dan harapan kepada para pihak, termasuk pemangku jabatan melalui media massa," katanya.

Zaka melanjutkan, beberapa harapan yang diinginkan oleh nelayan di Kendawangan di antaranya mengenai kapal-kapal penangkap cumi dari luar yang melakukan aktivitas mulai memasuki area pinggiran, sehingga sangat menggangu aktivitas nelayan lokal, bahkan sampai berdampak pada berkurangnya hasil tangkapan para nelayan.

"Karena nelayan penangkap cumi beroperasi semakin kepinggir di dekat nelayan-nelayan yang menangkap ranjungan dan ikan bawal, cahaya lampu mereka selain mengganggu juga membuat ranjungan dan ikan berkurang, bahkan ada jaring-jaring nelayan yang rusak akibat dilanggar kapal mereka," tuturnya.

Zaka berharap, kedepan bantuan pemerintah maupun para pihak lain yang menggunakan anggaran negara dapat menyasar ke seluruh nelayan yang ada di Kendawangan, baik bantuan berupa alat tangkap dan lainnya, sehingga seluruh nelayan dapat merasakan dampak dari bantuan tersebut. (afi)

Editor : A'an
#keluhan #nelayan #AJK #KENDAWANGAN #ketapang