KETAPANG - Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, Sandro Chelsea Chandrika Huwae (22), akhirnya ditemukan. Korban tenggelam saat mandi di Sungai Pawan di Kecamatan Sandai bersama tiga rekannya pada Kamis (9/5) sekitar pukul 17.43 WIB.
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Muara Kayong, Desa Sungai Kelik, Kecamatan Nanga Tayap, Minggu (12/5) sekitar pukul 07.30 WIB.
Kepala Desa Sungai Kelik, Rabuansyah, mengatakan saat ditemukan kondisi mayat sudah membusuk. Korban ditemukan pertama kali oleh warga yang sedang mencari ikan.
"Yang menemukan orang yang sedang cari ikan. Posisi mayat sekitar 30 meter dari pinggir sungai, tapi masih area Sungai Pawan," katanya.
Rabuansyah menjelaskan, saat ditemukan korban masih mengenakan celana pendek warna biru dan baju kaos pendek warna coklat.
"Ciri-ciri sama, tapi kita belum bisa pastikan apakah itu korban tenggalam atau bukan. Nanti kita tunggu pihak yang berwenang yang bisa menyampaikan," ucapnya.
Yanto (43) warga Dusun Muara Kayong, Desa Sungai Kelik, Kecamatan Nanga Tayap mengatakan, jasad sudah dievakuasi dengan menariknya ke pinggiran sungai.
"Sudah kami evakuasi. Mayatnya kami amankan di dermaga penyebrangan PT BGA di kampung Muara Kayong paling ujung," ujarnya.
Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Pawan Kecamatan Sandai. Saat itu, korban mandi bersama dua temannya. Korban melompat dari atas jembatan.
Sebelum tenggelam, korban sempay meminta tolong kepada kedua temannya. Kedua teman korban mencoba menolong dengan cara menarik ke tepi sungai, namun dikarenakan derasnya arus aliran sungai serta kondisi korban yang sudah kelelahan, sehingga kedua teman korban tidak bisa untuk menyelamatkan korban.
Salah satu teman korban juga sempat tenggelam saat mencoba menyelamatkan korban, namun berhasil berenang ke tepi. Sedangkan korban tenggelam terbawa arus sungai.
Korban merupakan warga Kampung Menyepi Indah, Desa Makwan, Kecamatan Masni, Kabupaten Manukwari, Papua Barat. Korban merantau dan bekerja di Kecamatan Sandai.
Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian terhadap korban. Namun tiga hari melakukan pencarian, tim gabungan dibantu warga tidak menemukan korban. (afi)
Editor : A'an