KETAPANG - Seorang pria di Desa Sungai Awan Kanan, Kecamatan Muara Pawan, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. ME (21), ditemukan sudah tak bernyawa di rumahnya pada Jumat (26/7) sore.
Kasi Humas Polres Ketapang, Iptu Drajat Pamungkas, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga tentang penemuan mayat seorang pemuda. Pria tersebut diduga nekat gantung diri karena mengalami gangguan mental.
Anggota Polsek Muara Pawan bersama Piket Fungsi SPKT dan Inafis Polres Ketapang langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan beberapa barang bukti.
"Menurut keterangan ibu korban, sekitar pukul 06.30 WIB dirinya keluar rumah untuk mengantarkan adik korban ke sekolah.
Sedangkan ayah korban juga pergi keluar rumah untuk bekerja. Korban saat itu tinggal sendirian di rumah dengan kondisi masih tertidur lelap," katanya.
Jasad korban pertama kali diketahui oleh ibunya sekitar pukul 14.00 WIB saat ibunya yang kembali ke rumah, ia merasa heran dengan kondisi pintu rumah terkunci dari dalam dan korban tidak merespon ketika dipanggil.
"Setelah menggedor pintu berulang kali namun tak ada respon, akhirnya ibu korban mendobrak pintu.
Dia mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung menggunakan tali di depan kamar," jelas Pamungkas.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah untuk dilakukan visum. "Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban," ungkapnya.
Drajat mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap anggota keluarga atau teman yang menunjukkan gejala gangguan mental.
"Gangguan mental adalah masalah serius yang perlu mendapatkan perhatian khusus.
Jika ada anggota keluarga atau teman yang menunjukkan tanda-tanda gangguan mental, segera cari bantuan tenaga profesional agar mereka mendapatkan penanganan yang tepat," imbaunya. (afi)
Editor : A'an