TUMBANGTITI - Bupati Ketapang Martin Rantan, mendapat gelar adat Dayak tertinggi, Dermalo Mangku Bumi Tanah Matan.
Gelar tersebut diberikan oleh masyarakat Dayak Pesaguan saat menghadiri acara Kanjan Serayong di Desa Serengkah, Kecamatan Tumbang Titi, Jumat (26/7).
"Gelar adat ini bersadarkan keturunan dan gelar yang dianugerahkan kepada Pak Bupati dan ini juga merupakan gelar tertinggi bagi masyarakat adat Dayak Pesaguan," kata Demong Adat Dayak Pesaguan.
Sedangkan Wakil Bupati Ketapang Farhan, diberi gelar kehormatan Cendaga Cahaya Negeri Ketapang Bertuah.
"Gelar ini diberikan karena Pak Farhan merupakan tokoh masyarakat sehingga masyarakat Dayak Pesaguan menghormati beliau," jelasnya.
Martin mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat adat Dayak Pesaguan atas terselenggaranya beberapa ritual adat, termasuk penganugerahan gelar tertinggi bagi dirinya dan para pejabat Pemkab Ketapang.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya memberikan apresiasi kepada panitia, para demong adat dan masyarakat Tumbang Titi, khususnya Desa Serengkah, yang sudah melaksanakan kegiatan ritual adat Pesalin Pesibur ini," ucap Martin.
Menurutnya, masyarakat Dayak Kabupaten Ketapang, khususnya Dayak Pesaguan, banyak sekali ritual-ritual adat yang dilaksanakan, seperti peristiwa kelahiran, adat perkawinan, adat pesalin pesibur, adat kematian, adat menyapat tahun dan lainnya.
Hal ini perlu terus dilestarikan, agar kelak anak cucu tetap mengenal identitas diri sebagai masyarakat Dayak yang mewarisi tradisi adat istiadat dari pada leluhurnya.
Baca Juga: Polres Sintang Gelar Rakor Pengamanan Gawai Dayak XI
"Untuk itu, Pemkab akan selalu memberikan perhatian kepada semua adat istiadat yang ada di Kabupaten Ketapang," tegasnya.
Selain Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, terdapat beberapa tokoh masyarakat yang diberikan gelar adat.
Di antaranya Camat Sungai Melayu Rayak Robertus Gunawan yang diberi gelar Gemalo Torang di Awan, Kepala Desa Jelai Sidahari yang diberi gelar Urang Kayo Permintaan Cukup, Sekcam Tumbang Titi Gabriel Santo yang diberi gelar Gemalo Ragi Manis, Yako Antonius diberi gelar Kenduruhan Awan Panjang, Kepala Desa Serengkah Kiri, di beri gelar Urang Kayo Payung Halaman. (afi)
Editor : A'an