KETAPANG - PT. Bumitama Gunajaya Agro (BGA) kembali memberangkatkan karyawannya untuk melaksanakan umroh ke Tanah Suci. Kali ini jumlahnya lebih banyak. Jika tahun sebelumnya hanya 17 orang, tahun ini yang berangkat umroh gratis mencapai 33 orang.
Head Plantation BGA, Jumadi, mengatakan tahun ini jumlah karyawan yang diumrohkan lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. "Tahun lalu yang diumrohkan hanya pemanen terbaik saja, tapi tahun ini pemanen dan staf terbaik juga kita umrohkan," katanya.
Dia menjelaskan, total pemanen terbaik yang diumrohkan sebanyak 15 orang. Sementara staf terbaik sebanyak 18 orang. Mereka yang diberangkatkan berasal dari seluruh perusahaan BGA se-Indonesia. "Kalau dari Kalbar berjumlah 10 orang. Mereka merupakan pemanen dan staf terbaik tahun 2023," jelasnya.
Jumadi mengungkapkan, 10 karyawan terbaik tersebut sudah diberangkatkan dari Ketapang menuju Pontianak untuk kemudian melanjutkan penerbangan ke Jakarta. Dari Jakarta, 33 karyawan BGA seluruh Indonesia akan bertolak ke Tanah Suci pada 14 Agustus. "Mereka akan kembali lagi ke Tanah Air pada 22 Agustus mendatang," ungkapnya.
Jumadi juga menegaskan, selain umroh gratis, mereka juga mendapatkan uang saku masing-masing-masing Rp5 juta. "Semua ini kita berikan sebagai bentuk apresiasi kita kepada karyawan terbaik kami. Ini juga sebagai motivasi kepada karyawan lainnya agar bisa meningkatkan kinerja mereka," paparnya.
Dia juga menambahkan, selain umroh gratis, perusahaan juga menyiapkan program Tour Holyland. Program ini dikhususkan untuk karyawan terbaik Non Muslim.
Salah satu karyawan yang berangkat umroh gratis, Unggul Budi Prasetyo (28), mengaku senang. Dia tidak menyangka bisa terpilih sebagai salah satu dari 10 karyawan terbaik. "Bulan Juni lalu dikasi tahu. Yang memberi tahu saya langsung kepala region. Saya kaget dan senang, karena saya tidak tahu ada program ini," katanya.
Pria asal Solo, Jawa Tengah ini mengaku sudah enam tahun bekerja di BGA Region 8B Nanga Tayap. Dia yang bertugas sebagai sfaf agronomi ini mengaku hanya menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai karyawan. "Ini adalah bonus dan berkah. Semoga ini menjadi motivasi bagi saya sendiri dan rekan-rekan lainnya," ungkapnya.
Sementara itu, Pawit Suparjo (41), salah satu pemanen terbaik, mengaku sangat senang bisa berangkat umroh gratis. "Saya memang bercita-cita untuk berangkat ke Tanah Suci. Tapi rezeki belum ada. Alhamdulillah berkat bekerja di BGA, saya terpilih sebagai pemanen terbaik dan mendapat hadiah umroh gratis," ungkap pria asal Wonosobo ini.
Dia mengaku sudah tujuh tahun bekerja di BGA. Dengan diberikannya hadiah ini, dia mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BGA. "Semoga saya bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya," pungkasnya. (ser)
Editor : Miftahul Khair