KETAPANG - Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Heryandi, menghadiri wisuda XIV Politeknik Negeri Ketapang (Poltek) di Hotel Borneo Ketapang, Kamis (26/9). Sebanyak 410 mahasiswa diwisuda.
Terdiri dari 313 mahasiswa dari DIII dan 97 orang sarjana terapan. Heryandi mengatakan, proses wisuda ini adalah awal dari babak baru dalam hidup di tengah masyarakat.
Ini akan membawa kepada tantangan yang lebih besar di tengah masyarakat. "Ini adalah titik awal dari perjalanan baru dalam menghadapi dunia nyata yang lebih kompleks dan dinamis. Perjalanan sesungguhnya baru dimulai," katanya.
Dia menjelaskan, dunia di luar kampus menawarkan berbagai kesempatan dan penuh dengan tantangan.
Lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya memiliki kemampuan bidang akademis, tapi juga keterampilan praktis, kemampuan berpikir kritis, serta keahlian dalam beradaptasi dengan lingkungan yang terus berubah.
"Oleh karena itu, saya berpesan agar tidak pernah berhenti untuk belajar dan mengembangkan diri. Jadilah orang yang dapat membawa manfaat, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga bagi lingkungan sekitar," pesannya.
Heryandi juga berharap, dengan bekal yang diperoleh di kampus, dapat menjadikan generasi muda yang tidak hanya mampu bersaing di dunia kerja, tapi juga berkontribusi yang berdampak pada pembangunan daerah ini.
"Kami dari pemerintah daerah akan terus berupaya mendukung pengembangan dunia pendidikan di Ketapang. Kami akan terus bersinergi dengan dunia pendidikan serta akan menfasilitasi terciptanya lapangan kerja," ungkapnya.
Direktur Politeknik Negeri Ketapang, Irianto, mengucapkan selamat kepada para wisuda yang telah mampu menyelesaikan pendidikan di Politeknik Negeri Ketapang.
Proses wisuda ini dilakukan sebagai salah satu kegiatan akademik untuk menandai selesainya pendidikan seorang mahasiswa. "Ketika sudah masuk di dunia kerja, itulah tantangan yang sebenarnya harus dihadapi," katanya.
Dia menjelaskan, Politeknik Negeri Ketapang berkomitmen untuk meningkatkan status akreditasi. Pihaknya juga terus bertransformasi mengikuti perkembangan dunia usaha dan industri.
"Di tahun ini ada delapan dosen lolos kompetisi statikom nasional. Ada 100 mahasiswa yang akan mengikuti sertifikasi kompetensi yang bekerja sama dengan pemerintah dan swasta," ungkapnya.
Untuk menyerap alumni, pihaknya juga terus melakukan kerja sama dengan seluruh industri di Ketapang.
"Kita berharap kepada seluruh perusahaan di Ketapang untuk bisa menyerap tenaga kerja yang berasal dari lulusan Politeknik Negeri Ketapang. Di mana lulusan kita ini sudah siap terjun ke dunia kerja," ungkapnya.
Irianto berpesan kepada para wisuda, saat ini dunia sudah memasuki era industri 5.0. Di mana persaingan sudah sangat ketat yang mengedepankan peningkatan efesiensi, produktivitas dan proses produksi dengan memanfaatkan teknologi seperti kecerdasan buatan.
Oleh karena itu, untuk bisa menghadapi era ini, mahasiswa harus memiliki empat kompetensi dasar.
"Kepada para wisuda-wisudawan, atas nama civitas akademika, kami mengucapkan selamat. Kita berdoa semoga ilmu dan keterampilan yang diraih selama di kampus, dapat diimplementasikan di tengah masyarakat," ucapnya.
Dia juga berpesan untuk terus meningkatkan kemampuan dan keterampilan untuk mengimbangi kemajuan yang ada di industri.
"Jaga nama baik almamater. Tunjukkan kalau di Ketapang ada kampus negeri yang lulusannya bisa bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional," pesannya. (afi)
Editor : A'an