Pembangunan GOR Diharapkan Berlanjut
KETAPANG - Turnamen Futsal Jurnalis Ketapang Cup (JKC) X, sukses digelar. Turnamen yang sudah memasuki usia satu dekade ini secara resmi ditutup pada Jumat (4/10) malam.
Tim Poskopi FC berhasil menjuarai turnamen yang memperebutkan Piala Kajari Ketapang ini. Di partai final, Tim Futsal Poskopi bertemu Fopda FC. Disaksikan ribuan pecinta futsal di Ketapang, pertandingan berlangsung sengit. Kedua tim saling berbalas gol. Hingga waktu 2x20 menit berakhir, skor kedua tim sama kuat, 3-3. Pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan waktu, 2x5 menit.
Poskopi yang diisi sejumlah pemain futsal profesional ini berhasil mencuri gol lebih dulu. Fopda FC yang juga diperkuat dua pemain profesional, mencoba membalas. Satu gol berhasil diciptakan. Namun, Poskopi mengincar juara yang sempat lepas pada JKC IX, terus menggempur hingga berhasil menambah 2 gol lagi. Skor akhir 6-4 untuk Poskopi.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang, Anthony Nainggolan, melalui Kasi Intel Kejari Ketapang, Panter Rivay Sinambela, mengucapkan selamat dan suskes terselenggaranya Jurnalis Ketapang Cup satu dekade.
"Terima kasih kepada para pihak yang turut serta mendukung kegiatan ini, terutama para peserta dan pecinta futsal yang setia menonton turnamen ini hingga selesai," katanya.
Panter melanjutkan, sinergitas antara kejaksaan dengan AJK akan terus terjalin dengan baik, layaknya saudara kandung. Sinergitas tak sebatas dalam urusan kemitraan profesi, tapi juga melalui hal-hal positif. Di antara lewat even Jurnalis Ketapang Cup. "Untuk itu, Kejaksaan Negeri Ketapang berkomitmen untuk menjadi bagian dari perjalanan JKC hingga ke seri seri selanjutnya," ucapnya.
Ketua Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK), Theo Bernadhi, mengucapkan terimakasih kepada para pihak yang menjadi bagian dari suksesnya even ini, mulai dari awal hingga memasuki usia satu dekade, termasuk Pemerintah Kabupaten Ketapang.
Theo mengakui masih ada kendala yang menjadi PR bagi Pemda, yakni pembangunan GOR Indoor yang menjadi kebutuhan. "Turnamen futsal yang digelar di lapangan rental memiliki banyak kendala, seperti faktor lapangan yang tidak memadai serta seringnya kendala cuaca yang membuat pertandingan terhenti," ungkapnya.
"Alhamdulillah pondasi awal pembangunan GOR Indoor sudah dilakukan tahun ini. Kami berharap ini terus berlanjut sehingga dalam dua tahun ke depan Ketapang sudah ada GOR. Ini bukan lagi menjadi keinginan, melainkan kebutuhan bagi para atlet dan masyarakat Ketapang," harapnya. (afi)
Editor : A'an