Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bupati Alexander Wilyo: Ketapang adalah Rumah Bagi Kita Semua

Ahmad Sofi • Sabtu, 5 April 2025 | 14:47 WIB
LEPAS PAWAI: Alexander Wilyo dan Jamhuri Amir saat melepas peserta pawai takbiran keliling, Minggu (30/3) malam lalu.
LEPAS PAWAI: Alexander Wilyo dan Jamhuri Amir saat melepas peserta pawai takbiran keliling, Minggu (30/3) malam lalu.

PONTIANAK POST - Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, Alexander Wilyo dan Jamhuri Amir, melepas peserta pawai takbiran keliling, Minggu (30/3) malam. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas dalam rangka menyemarakkan Idulfitri 1446 Hijriah. Pawai dimulai dari halaman Masjid Agung Al-Ikhlas dan mengelilingi jalanan Kota Ketapang. Sebanyak 30 mobil hias yang berasal dari pengurus dan remaja masjid, surau serta organisasi masyarakat di Kabupaten Ketapang ikut memeriahkan pawai ini.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang mengucapkan selamat merayakan Idulfitri 1446 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Ketapang. "Semoga di hari kemenangan ini, kita semua diberikan keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bersama keluarga serta seluruh masyarakat," ucap Alex.

Menurutnya, Idulfitri merupakan momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia, tidak terkecuali di Kabupaten Ketapang.  "Setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh, tibalah saatnya untuk merayakan kemenangan atas pengendalian diri, kemenangan atas hawa nafsu, serta kemenangan dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa," ungkapnya.

Dia menambahkan, pawai takbir keliling ini adalah wujud nyata dari kebersamaan dan kebahagiaan dalam menyambut hari kemenangan. "Ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga ekspresi rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa," lanjutnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi serta memperkokoh semangat persaudaraan dan kebersamaan dalam keberagaman yang menjadi ciri khas masyarakat Ketapang. "Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan acara ini, termasuk panitia, aparat keamanan, dan seluruh peserta yang turut serta dengan semangat kebersamaan dan tetap menjaga ketertiban serta keselamatan selama pawai berlangsung," ucapnya.

Dia juga mengimbau kepada seluruh peserta untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga ketertiban agar pawai ini berjalan dengan lancar, aman, dan penuh hikmat. "Dalam suasana yang penuh suka cita ini, saya juga ingin mengajak kita semua untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan. Meskipun kita memiliki latar belakang yang beragam, dengan perbedaan suku, agama, dan budaya, namun kita tetap satu dalam semangat persatuan dan kesatuan," ujarnya.

"Kabupaten Ketapang adalah rumah bagi kita semua, dan kebersamaan ini harus terus kita rawat sebagai modal utama dalam membangun daerah yang maju dan sejahtera," tambahnya. Hari kemenangan ini juga menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan diri, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta memperkuat nilai-nilai kebajikan yang telah ditanamkan selama bulan ramadan.

"Mari kita tingkatkan kepedulian sosial dan terus menebarkan kebaikan, tidak hanya di hari raya ini tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Semoga gema takbir, tahlil, dan tahmid yang kita lantunkan malam ini membawa gkeberkahan bagi Kabupaten Ketapang dan bagi kita semua," pungkasnya. Juara pada pawai ini adalah Masjid Babussalam Kalinilam, juara kedua Masjid Nur Ilahi dan juara ketiga Fopda (Forum Pemuda Dalong). (afi)

Editor : Hanif