PONTIANAK POST - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memerintahkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang untuk segera menyiapkan Keputusan Bupati terkait penerapan jam wajib belajar. Pekan depan, jam wajib belajar akan mulai diterapkan. Kebijakan ini akan diperkuat melalui Peraturan Bupati (Perbup) dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kepolisian Resor (Polres) Ketapang dalam penegakkannya.
"Saya sudah sampaikan dan instruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk menyiapkan Keputusan Bupati tentang jam wajib belajar. Nantinya, akan kita Perbup-kan dan semua komponen masyarakat akan dilibatkan untuk menegakkan aturan ini," kata Alex, Senin (28/4). Surat edaran mengenai jam wajib belajar tersebut akan mulai disosialisasikan pekan ini. Sementara penerapannya dijadwalkan dimulai pekan depan.
"Penerapan jam wajib belajar ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kedisiplinan dan budaya belajar di kalangan siswa, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Ketapang," jelas Alex. Dalam jangka panjang, kebijakan ini diyakini akan berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah. IPM merupakan indikator penting yang mengukur keberhasilan suatu daerah dalam pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Menurutnya, dengan meningkatkan kesadaran belajar dan membangun lingkungan yang lebih kondusif bagi pendidikan, Ketapang optimistis dapat memperbaiki angka rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah yang merupakan dua komponen utama dalam perhitungan IPM. "Jika jam belajar ini benar-benar dijalankan dengan baik, kualitas pendidikan kita akan meningkat. Anak-anak kita lebih fokus, nilai akademik membaik, dan ke depan, IPM Ketapang juga akan ikut naik," ungkap Alex. Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama bagi kemajuan daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, Ucup Supriatna menegaskan pihaknya siap menjalankan langkah-langkah konkret sesuai arahan Bupati Ketapang. "Tentu kami siap membantu merealisasikan program ini," tegas ucup. Ucup juga menyampaikan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan upaya penerapan jam belajar terstruktur, sebagai bagian dari disiplin dan peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh. (afi)
Editor : Hanif